



Menyusuri Amsterdam Melalui Kanal
Amsterdam merupakan kota yang menawarkan suasana eksotik dengan tata kota yang khas. Salah satu keunikannya ialah bendungan air dan sirkulasi yang diatur melalui pembangunan kanal-kanal. Pola pembangunan kotanya pun mengikuti empat kanal utama. Yaitu Prinsengracht, Keizersgracht, Herengracht, dan Singel.
Tak heran bila Amsterdam mendapat julukan ‘The Venice of the North’. Berwisata menyusuri kanal-kanal yang menghubungkan setiap sudut kota tersebut menjadi primadona bagi para wisatawan. Anda bisa memulainya di daerah Central Station. Di tempat te rsebut banyak operator yang menawarkan paket wisata kanal.
Selama satu jam, Anda akan dibawa menyusuri kanal sambil menikmati bangunan-bangunan indah berusia ratusan tahun. Bangunan tersebut masih berfungsi sebagai museum, perkantoran, dan bahkan rumah penduduk. Sesekali Anda pun dapat menemui beberapa orang yang sedang bersantai di pinggiran maupun mendayung perahu-perahu yang lebih kecil.
Kincir Angin Zaanse Schans
Di antara berbagai bangunan tua yang indah, kincir angin merupakan bangunan penanda yang menjadi ciri khas arsitektural Belanda. Tempat yang tepat untuk menyaksikan bagaimana warisan budaya ini digunakan secara tradisional ialah kawasan wisata Zaanse Schans. Di sana Anda akan sekaligus mengetahui cara hidup orang Belanda pada sekitar abad ke-17.
Lokasi Zaanse Schans sekitar 30 menit perjalanan menggunakan mobil, bus, atau kereta api dari Bandara Schiphol Amsterdam. Bila menggunakan kereta api, maka obyek wisata pertama yang bisa dikunjungi ialah Museum Kincir Angin. Posisinya berada di dekat Stasiun Koog aan de Zaan, Kota Zaandijk.
Kemudian, sambil menikmati berjalan kaki di sepanjang pinggiran Sungai Zaan, Anda akan menemukan beraneka bentuk dan ukuran kincir angin dengan fungsinya masing-masing. Yaitu mulai dari pertanian hingga industri. Yang perlu diingat, pada musim dingin kincir-kincir angin ini hanya dibuka untuk umum pada akhir pekan saja.
Permadani Tulip Keukenhof
Selain keunikan arsitektural, menikmati keindahan bunga tulip menjadi salah satu kewajiban bagi mereka yang datang ke Belanda. Dan wisata Anda tidak akan sempurna jika belum mengunjungi Keukenhof. Taman bunga ini terdapat di Kota Lisse yang terletak di sebelah barat daya Amsterdam dan dapat dijangkau menggunakan bus dalam waktu 30 menit.
Dengan luas sekitar 80 ha, Keukenhof merupakan taman bunga terbesar di Eropa. Hanya saja, tempat yang dijuluki The Garden of Europe ini hanya dibuka selama musim semi. Saat yang paling tepat biasanya jatuh pada minggu pertama dan kedua April. Pada waktu-waktu tersebut, terdapat sekitar 7 juta bunga tulip yang sedang mekar dengan sempurna. Bunga-bunga tersebut ditata dan dikelompokkan sedemikian rupa berdasarkan warna-warninya.
Pemandangan bak hamparan permadani ini dapat Anda nikmati melalui jalan setapak yang panjang keseluruhannya mencapai 15 km. Untuk itu, pastikan datang pada waktu yang tepat dan jangan lupa membawa kamera untuk mengabadikannya.