
Garuda Indonesia memberikan dukungan berupa harga khusus bagi para anggota Molluca Bamboowind Orchestra (MBO) – yang merupakan pengisi acara utama dalam Konser Keajaiban Indonesia 2012 “The Great Indonesian Songbook: Sound from The East” – untuk terbang dengan penerbangan Garuda Indonesia rute Ambon–Jakarta–Ambon.
Acara Konser Keajaiban Indonesia 2012 “The Great Indonesian Songbook: Sound from The East” akan dilaksanakan pada hari Kamis (13/12) di Ballroom The Ritz-Carlton, Pacific Place, Jakarta. Acara ini akan menampilkan Molluca Bamboowind Orchestra (MBO) yang beranggotakan 180 orang pemain orkestra suling bambu dari Pulau Ambon yang akan berkolaborasi dengan musisi dan penyanyi dari Indonesia Timur seperti Glenn Fredly, Barry Likumahua Project, Oele Pattiselano, dan para musisi Indonesia lainnya.
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar menyampaikan bahwa acara ini merupakan realisasi komitmen dari para pihak dalam mendukung pelestarian kekayaan budaya Indonesia khususnya musik dari Timur. “Budaya Indonesia - khususnya musik tradisional Indonesia - harus senantiasa kita lestarikan dan kita dukung perkembangannya. Melalui program yang dilaksanakan saat ini, serta melalui dukungan penuh berbagai pihak seperti yang dilakukan oleh Garuda Indonesia ini, maka kami yakin hal tersebut akan memberikan nilai tambah bagi pelestarian dan pengembangan budaya Indonesia” tambah Sapta.
Sementara itu, Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Emirsyah Satar mengatakan bahwa dukungan Garuda Indonesia pada Acara Konser Keajaiban Indonesia 2012 ini merupakan komitmen Garuda Indonesia untuk terus mempromosikan pariwisata dan melestarikan budaya Indonesia.”Secara konsisten, Garuda terus melakukan berbagai inisiatif dan upaya-upaya untuk melestarikan budaya bangsa. Melalui konsep Garuda Indonesia Experience, Garuda mengangkat berbagai kekayaan budaya Indonesia pada setiap sentuhan layanan kami. Garuda juga secara konsisten memberikan dukungan kepada program-program maupun acara yang mengedepankan kekayaan seni maupun budaya Indonesia” tambah Emir.
Pada bulan Agustus 2009, Garuda Indonesia meluncurkan konsep layanan “Garuda Indonesia Experience”, yaitu konsep layanan yang menghadirkan semua hal terbaik dari Indonesia dengan konsep lima “senses” (panca indera) yaitu : “sight”, “sound”, “taste”, “scent”, “touch”. Garuda Indonesia Experience kini dapat dirasakan oleh penumpang mulai dari interior pesawat yang memadukan warna-warna alami dan motif tradisional Indonesia, diantaranya motif ‘gedek’ pada dinding pemisah ruang kabin di pesawat, seragam batik awak kabin, lagu-lagu tradisional Indonesia yang telah di aransemen ulang, makanan dan minuman khas Indonesia, serta aromaterapi dari tumbuhan khas Indonesia. Selain itu, sentuhan salam hangat dan pelayanan awak Garuda juga membuat penumpang merasakan Indonesia yang sesungguhnya.
Sebagai kelanjutannya, pada bulan Oktober 2011, Garuda Indonesia bersama sama dengan Addie MS (musisi Indonesia) dan Mustika Ratu mengeluarkan dua produk baru khas layanan Garuda Indonesia Experience yaitu album “Sound of Indonesia” dan “Garuda Aromatic Fragrance”.
Sound of Indonesia merupakan koleksi lagu-lagu daerah dan tradisional dari seluruh penjuru Indonesia yang di aransemen ulang oleh Addie MS sebagai “musik resmi” yang akan diperdengarkan selama penerbangan maupun di setiap “lounge” dan kantor penjulan Garuda Indonesia. Sementara “Garuda Aromatic Fragrance” merupakan wewangian aromaterapi khusus yang berasal dari hasil campuran antara buah cengkeh dan rempah - rempah lainnya yang akan digunakan sebagai “wewangian resmi” di pesawat Garuda Indonesia selama penerbangan maupun di “executive lounge” dan kantor – kantor penjualan Garuda Indonesia.
Konser Keajaiban Indonesia ini merupakan bagian dari program The Real Wonder of The World (The Real WOW!) – sebuah bentuk apresiasi kepada beberapa produk atau destinasi pariwisata Indonesia yang penuh dengan keajaiban alam dan budaya. Bekerjasama dengan Yayasan The Real Wonder of the World (The Real WOW) dan didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, program yang diluncurkan tahun 2011 ini mengidentifikasi berbagai situs, objek, atau destinasi pariwisata dari berbagai daerah di Indonesia dan layak menyandang status sebagai ”The REAL WOW!”.
Molluca Bamboowind Orchestra (MBO) merupakan kelompok orkes suling bambu dari Ambon ini dipimpin oleh Rence Alfons, yang sejak tahun 2005 mengumpulkan orang-orang dari lintas umur, golongan, dan agama, yang ingin menyebarkan pesan perdamaian dari timur Indonesia melalui musik. Orkes yang membawakan alat musik khas Maluku seperti tifa, totobuang, gitar Hawaiian (Hawaiian Lapsteel Guitar) ini untuk pertama kalinya dibawa ke luar Pulau Ambon secara lengkap.
Jakarta, 7 Desember 2012
PT GARUDA INDONESIA (Persero) Tbk.
VP CORPORATE COMMUNICATIONS
PUJOBROTO