Bintang Lima, Garuda Optimistis Kantongi Laba Rp3 Triliun
Tuesday, 29 November 2011 11:26:40
Bintang Lima, Garuda Optimistis Kantongi Laba Rp3 Triliun
IMQ, Jakarta - Hampir setiap bulan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) mendatangkan satu pesawat. Gebrakan ini diakui Direktur Utama aviasi pelat merah Emirsyah Satar semata-mata menuju bintang lima dalam lima tahun mendatang.
Garuda Indonesia mantap meraih bintang lima seperti disandang oleh Singapore Airlines, Lufthansa, dan Emrates.
"Kunci utamanya untuk meraih predikat adalah pelayanan optimal dan kenyamanan," kata Emirsyah dalam diskusi '4 Langkah Strategi bersama SWA' di Jakarta, Selasa (29/11).
Menurutnya sejalan dengan peluang menjadi bintang lima otomatis Garuda Indonesia setidaknya telah mengantongi keuntungan sebesar Rp3 triliun. Salah satu caranya, memperluas rute-rute penerbangan baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
"Untuk itulah, dalam lima tahun ke depan kami targetkan Garuda memiliki 154 pesawat," urainya.
Tahun ini, lanjutnya, Garuda Indonesia berencana mendatangkan 24 pesawat baik Boeing maupun Airbuss. Saat ini, Garuda telah memiliki 87 pesawt.
Diakuinya, pada 2010 lalu Garuda terpilih oleh Skytrax, London, lembaga independen pemeringkat maskapai dunia, menjadi salah satu dari 26 maskapai di dunia berbintang empat.
Pada tahun yang sama, maskapai ini juga meraih penghargaan pelayanan terbaik dari Center for Asia Pasific Aviation dengan nilai 8,48, mengalahkan Bangkok Airways (8,40), Singapore Airlines (7,68), Thai Airways (7,32), Chathay Pasific (7,12), dan Malaysia Airlines (7,0).
Langkah awal yang diprioritaskannya adalah menata ulang kegiatan operasi dan manajemen Garuda agar menjadi penerbangan tepat waktu dengan kualitas pelayanan prima. Bahkan, menata kembali aspek bisnis sehingga semua rute penerbangan domestik dan internasional menjadi lebih positif.


