loader-looploader-loop
Memproses Permintaan AndaTerima kasih sudah menunggu.Mohon untuk tidak menutup atau memuat ulang halaman ini.

untuk mengaktifikan message tambah addClass active-message_header pada div alert-message

filename-slider

Garuda Indonesia Dinobatkan sebagai Maskapai Bintang Lima

Persembahan terakhir manajemen yang dipimpin oleh Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar kepada Negara.

Skytrax, lembaga pemeringkat penerbangan independen yang berkedudukan di London, pada hari Kamis (11/12), siang waktu setempat, mengumumkan secara resmi Garuda Indonesia sebagai maskapai bintang lima (5-Star Airlines), bersama-sama dengan perusahaan-perusahaan penerbangan dunia lainnya, yaitu Singapore Airlines, Cathay Pacific Airways, Qatar Airways, Asiana Airlines, All Nippon Airways (ANA), dan Hainan Airlines.

Prestasi ini merupakan persembahan terakhir manajemen yang dipimpin oleh Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar kepada negara, menjelang dilaksanakannya Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Garuda Indonesia pada hari ini, Jumat (12/12), yang salah satu agendanya adalah pergantian pengurus perseroan.

Pencapaian tersebut merupakan wujud dari berbagai peningkatan yang dilaksanakan perusahaan secara konsisten hingga bertransformasi dari maskapai yang tidak diakui di radar industri penerbangan dunia menjadi salah satu maskapai terbaik dunia yang meraih predikat bintang lima.

CEO Skytrax Edward Plaisted mengungkapkan, “Pengakuan ini merupakan hasil dari transformasi yang dilaksanakan oleh Garuda Indonesia dalam hal standar dan kualitas pelayanannya. Pencapaian ini juga merefleksikan kerja keras maskapai tersebut dalam beberapa tahun terakhir, dan kami pada hari ini dengan bangga mengumumkan bahwa mereka telah memenuhi standar sebuah maskapai bintang lima.”

Edward melanjutkan, pemeringkatan maskapai tersebut didasarkan pada penilaian menyeluruh terhadap produk dan layanan Garuda Indonesia, baik ground service di bandara maupun inflight service dalam penerbangan yang dilayani oleh maskapai tersebut.

“Kami menemukan banyak hal penting pada fakta bahwa mayoritas penumpang melakukan perjalanan dalam kelas Ekonomi. Hal tersebut menunjukkan kualitas dan konsistensi dari standar yang dihadirkan Garuda Indonesia dalam pelayanannya, dan ini berkontribusi besar terhadap hasil penilaian Garuda Indonesia sebagai maskapai bintang lima,” ujarnya. 

Ia menuturkan, “Konsistensi yang dihadirkan dalam produk dan layanan sebuah maskapai merupakan bagian terpenting dari penilaian maskapai bintang lima tersebut, dan armada-armada yang dioperasikan Garuda Indonesia saat ini menawarkan kelas Bisnis yang dilengkapi dengan fasilitas tempat duduk yang dapat direbahkan hingga 180 derajat (flat-bed seating) dan kelas Ekonomi dengan jarak antar kursi hingga 32 – 34 inci. Para penumpang juga dapat merasakan layanan First Class dan Business Class dengan standar layanan bintang lima melalui armada B777-300ER terbarunya.”

Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar mengatakan bahwa penghargaan tersebut menjadi salah satu milestone penting bagi perusahaan karena merupakan bentuk pengakuan dunia terhadap transformasi dan berbagai peningkatan yang dilakukan Garuda Indonesia, khususnya melalui program jangka panjang “Quantum Leap 2011 – 2015”. 

“Keberhasilan Garuda Indonesia meraih predikat sebagai maskapai bintang lima merupakan wujud dari komitmen serta hasil kerja keras seluruh karyawan Garuda Indonesia dalam memberikan layanan terbaik kepada para pengguna jasa. Kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh pengguna jasa sehingga Garuda Indonesia meraih predikat prestisius sebagai maskapai bintang lima,” ujar Emirsyah.

Penilaian maskapai bintang lima tersebut juga mempertimbangkan rencana peningkatan layanan yang akan dilaksanakan Garuda Indonesia pada tahun 2015, antara lain rencana pemindahan operasional Garuda Indonesia ke Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, yang merupakan hub utama maskapai tersebut. Perpindahan tersebut tentunya akan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi para pengguna jasa Garuda Indonesia maupun maskapai anggota SkyTeam lain melalui layanan transfer dan bandara yang terpadu serta fasilitas premium yang terus diperbaharui.

Berkat komitmen manajemen dan karyawan Garuda Indonesia untuk terus memberikan hal yang terbaik, kinerja Garuda Indonesia secara bertahap terus diakui di tingkat internasional. Pada tahun 2010 Garuda Indonesia dinobatkan sebagai maskapai bintang empat dan terpilih sebagai "The World's Most Improved Airline" dari lembaga pemeringkat airline yang berbasis di London, Skytrax, dan "Airline Turn Around of The Year" dari Centre for Asia Pacific Airlines (CAPA) -institusi independen yang menganalisa maskapai dan industri penerbangan yang berkedudukan di Sydney, Australia.

Selanjutnya, pada tahun 2012, Garuda Indonesia ditetapkan sebagai "The Best International Airline" oleh lembaga riset Roy Morgan di Australia, serta "The World's Best Regional Airline" dan “The Best Regional Airline in Asia” oleh Skytrax, dalam ajang pameran kedirgantaraan “Farnborough Air Show”. Dalam pameran kedirgantaraan “Paris Air Show” pada Juni 2013 lalu, Garuda Indonesia juga memperoleh penghargaan “The World’s Best Economy Class” dan masuk dalam jajaran “The World’s Top 10 Airlines”.

Selain itu, ajang pameran kedirgantaraan “Farnborough Airshow” di Inggris pada 15 Juli 2014 Garuda Indonesia kembali berhasil meraih penghargaan internasional dan dinobatkan sebagai airline dengan “The World’s Best Cabin Crew 2014” dari Skytrax, mengalahkan nominator lainnya, yaitu Singapore Airlines dan Cathay Pacific Airways. Garuda Indonesia pada tahun 2014 juga masuk dalam jajaran “The World’s Top 10 Airlines” dan menduduki peringkat ke-7, naik dari peringkat ke-8 di tahun sebelumnya.

Garuda Indonesia juga dinobatkan sebagai “Airline Terbaik di Kawasan Asia dan Australasia” (“Best in Region: Asia and Australasia”) selama dua tahun berturut-turut (2013 dan 2014) oleh “Airline Passenger Experience Association (APEX)”, asosiasi peningkatan layanan penerbangan yang berkedudukan di New York, pada acara “Passenger Choice Award 2013” dan “Passenger Choice Award 2014” di Anaheim, California, Amerika Serikat.

Pengakuan dunia terhadap Garuda Indonesia semakin mendorong perusahaan untuk terus melanjutkan program transformasi dan ekspansi "Quantum Leap 2011 - 2015". Melalui program tersebut, Garuda Indonesia akan menjadi maskapai bintang lima, dan pada tahun 2015 Garuda akan mengoperasikan 194 pesawat dengan usia rata-rata pesawat di bawah 5 tahun.

Sejak bergabung menjadi salah satu anggota aliansi global SkyTeam pada bulan Maret 2014 lalu, Garuda Indonesia bersama dengan 19 anggota SkyTeam yang lain melayani penerbangan ke 1,052 kota tujuan di 177 negara, dengan total penerbangan mencapai 16,323 penerbangan setiap hari. Di samping itu, para pengguna jasa Garuda Indonesia juga dapat memanfaatkan 516 lounges anggota SkyTeam di seluruh dunia.

 


Jakarta, 12 Desember 2014
PT GARUDA INDONESIA (Persero) Tbk
VP CORPORATE COMMUNICATIONS


PUJOBROTO

skyteam logo

Garuda Indonesia adalah maskapai penerbangan Indonesia pertama yang bergabung dengan SkyTeam

Selanjutnya