loader-looploader-loop
Memproses Permintaan AndaTerima kasih sudah menunggu.Mohon untuk tidak menutup atau memuat ulang halaman ini.

untuk mengaktifikan message tambah addClass active-message_header pada div alert-message

filename-slider

Garuda Indonesia Terbangkan 83.175 Calon Jemaah Haji Mulai Hari Ini

Jakarta, 21 Agustus 2015 - Garuda Indonesia pada hari ini memulai pelaksanaan penerbangan musim Haji 2015/1436H, dimana Kloter pertama dilaksanakan  secara serentak di 7 embarkasi dari total 9 embarkasi yang dilayani. ketujuh embarkasi tersebut yaitu Makassar, Jakarta, Solo, Padang, Lombok, Medan dan Balikpapan (menuju Madinah).
 
Sementara itu, penerbangan kloter pertama dari 2 embarkasi lainnya, yaitu embarkasi Banjarmasin akan dimulai pada tanggal 7 September, dan embarkasi Banda Aceh pada tanggal 9 September (menuju Jeddah).
 
Pelepasan kloter pertama calon jemaah haji tersebut dilaksanakan oleh Menteri Agama RI, Lukman Hakim Syaifuddin, Menteri Kesehatan RI, Nila Djuwita F. Moeloek, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dan Direktur Utama Garuda Indonesia, M. Arif Wibowo di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.
 
Adapun jadwal keberangkatan calon jemaah Haji pada hari ini adalah :

Embarkasi Jumlah Kloter Kapasitas Seat Tujuan/ No Penerbangan Waktu Keberangkatan Waktu Tiba (estimasi)
Makassar 27 455 Madinah/ GA 1101 05.20 WITA 10.50 LT
Jakarta 39 455 Madinah/ GA 7161 08.35 WIB 13.30 LT
Solo 74 360 Madinah/ GA 6001 11.05 WIB 18.30 LT
Padang 11 455 Madinah/ GA 3301 11.30 WIB 15.30 LT
Lombok 10 360 Madinah/ GA 5101 15.20 WIB 22.30 LT
Medan 17 393 Madinah/GA 3101 16.45 WIB 20.30 LT
Balikpapan 12 360 Madinah/GA 4101 19.20 WIB 02.20 LT

Pelaksanaan phase pertama (Keberangkatan) penerbangan haji tahun 2015/1436H ini dimulai pada 21 Agustus hingga 17 September 2015, sementara phase kedua (pemulangan) akan dilaksanakan pada tanggal 28 September hingga 25 Oktober 2015. Pada tahun 2015 ini, penerbangan langsung ke Madinah dan ke Jeddah dilayani dari seluruh embarkasi haji yang berjumlah 9 (sembilan) embarkasi, antara lainnya adalah embarkasi Banda Aceh, Medan, Padang, Jakarta, Solo, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar dan Lombok.
 
Pelaksanaan phase pertama (keberangkatan) ke Madinah untuk gelombang 1 tahun 2015 ini akan dilaksanakan pada tanggal 21 Agustus – 3 September 2015, kemudian pelaksanaan phase kedua (keberangkatan) ke Jeddah untuk gelombang 2 akan dilaksanakan pada tanggal 4 September – 17 September 2015.
 
Sementara untuk phase pertama (kepulangan) dari Jeddah untuk gelombang 1 tahun 2015 ini akan dilaksanakan pada tanggal 28 September – 11 Oktober 2015, kemudian pelaksanaan phase kedua (kepulangan) dari Madinah untuk gelombang 2 akan dilaksanakan pada tanggal 12 Oktober – 26 Oktober  2015.
 
Pada penerbangan Haji tahun 2015/ 1436H ini, Garuda Indonesia akan menerbangkan sebanyak 83.175 calon jemaah, meningkat dibanding jumlah jemaah tahun lalu (2014/ 1435H) sebanyak 83.144 jemaah.
 
Keseluruhan 83.175 calon jemaah Indonesia tersebut akan diberangkatkan melalui 210 kelompok terbang (kloter) dari 9 embarkasi, yaitu :

  1. Aceh (3.180 jemaah, 8 kloter)
  2. Medan (6.673 jemaah, 17 kloter)
  3. Padang (4.946 jemaah, 11 kloter)
  4. Jakarta (17.723, 39 kloter)
  5. Solo (26.561 jemaah, 74 kloter)
  6. Lombok (3.646 jemaah, 10 kloter)
  7. Makassar (11.972 jemaah, 27 kloter)
  8. Banjarmasin (4.190 jemaah, 12 kloter)
  9. Balikpapan (4.284 jemaah, 12 kloter)

Dalam pelaksanaan penerbangan haji tahun 2015/1436H ini, Garuda Indonesia mengoperasikan 11 pesawat yang terdiri dari 6 pesawat A33-300 (kapasitas 360 seat), 4 pesawat B-747 (kapasitas 455 seat) dan 1 B-777 (kapasitas 393 seat). Pesawat-pesawat tersebut rata-rata berusia muda dan diantaranya diproduksi pada tahun 2015. Proses tender pesawat tersebut dilaksanakan secara terbuka dan transparan, dan diumumkan di media cetak nasional dan internasional.
 
Garuda Indonesia menyiapkan sebanyak 484 orang awak kabin yang 70% diantaranya merupakan awak kabin yang berasal dari daerah-daerah embarkasi. Tujuan Garuda Indonesia merekrut awak kabin dari daerah-daerah embarkasi tersebut adalah merupakan bagian dari “pelayanan” Garuda Indonesia kepada para jemaah - khususnya untuk mengatasi kendala komunikasi (bahasa), mengingat sebagian jemaah hanya mampu berbahasa daerah.
 
Dalam kaitan dengan pelaksanaan penerbangan haji tahun 2015/1436H ini, Garuda Indonesia menghimbau calon jemaah haji, bahwa demi keselamatan/keamanan penerbangan dan kenyamanan bersama - para jemaah dihimbau agar tidak membawa barang bawaan berbahaya (dangerous goods) ke pesawat, antara lain: kompor minyak, gas LPG, korek api, pisau, parang, gunting panjang, hair-spray atau parfum dalam tabung semprot, dan lain-lain. Barang-barang elektronika juga harus dilepas dari baterainya. Garuda Indonesia juga menghimbau para jemaah agar tidak menerima titipan barang dalam bentuk apapun dari orang lain untuk dibawa ke dalam pesawat. Hal ini perlu diingatkan kembali untuk mencegah (menghindari) adanya perbuatan (tindakan) dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, yang dapat mengancam keselamatan dan keamanan penerbangan.
 
Khusus mengenai barang bawaan, para jamaah haji diharapkan dapat mematuhi ketentuan yang disepakati antara Departemen Agama dan Garuda Indonesia, yaitu barang bawaan tidak melebihi berat 32 Kg, baik saat keberangkatan menuju Jeddah atau Madinah maupun kepulangan ke Tanah Air. Barang bawaan tersebut terdiri dari kopor, satu tas tentengan di kabin dan tas paspor. Garuda akan memberikan secara cuma-cuma lima liter air zam-zam kepada setiap jamaah di Bandara debarkasi Indonesia.
 
Untuk mempermudah masyarakat mendapatkan informasi tentang jadwal keberangkatan dan kepulangan penerbangan haji, Garuda Indonesia juga menyiapkan website www.haji-ga.com yang dapat diakses oleh masyarakat.   

Jakarta, 21 Agustus 2015
PT GARUDA INDONESIA (PERSERO) TBK.
VP CORPORATE COMMUNICATIONS
 
BENNY S. BUTARBUTAR

skyteam logo

Garuda Indonesia adalah maskapai penerbangan Indonesia pertama yang bergabung dengan SkyTeam

Selanjutnya