loader-loop loader-loop
Memproses Permintaan Anda Terima kasih sudah menunggu. Mohon untuk tidak menutup atau memuat ulang halaman ini.

untuk mengaktifikan message tambah addClass active-message_header pada div alert-message

INFORMASI MENGENAI KEBIJAKAN OPERASIONAL PENERBANGAN TERKAIT COVID-19

Terakhir diperbaharui tanggal 10 Mei 2021 pukul 15.30 (waktu Jakarta UTC +7)
Mohon melakukan clear cache pada browser Anda secara berkala untuk mendapatkan informasi terkini.

Terima kasih banyak atas kepercayaan Anda untuk selalu menggunakan layanan penerbangan Garuda Indonesia

Garuda Indonesia telah menjalankan sejumlah langkah antisipatif dalam menindaklanjuti perkembangan pandemi COVID-19 yang tentunya dengan senantiasa mengedepankan aspek keselamatan dan kenyamanan penerbangan baik untuk penumpang maupun awak pesawat.

Persyaratan Terbang & Keperluan Dokumen
Garuda Indonesia mendukung penuh kebijakan pemerintah Republik Indonesia dan juga pemerintah daerah setempat dalam rangka pencegahan penyebaran COVID-19 di Indonesia yang tertuang dalam:

  • Surat Edaran (Satgas) Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)
  • Surat Edaran (Satgas) Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 8 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)
  • Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 34 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor SE 26 Tahun 2021 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease (COVID-19)
  • Surat Edaran (Satgas) Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Selama Bulan Suci Ramadhan
  • Addendum (Satgas) Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 H dan Upaya Pengendalian Penyebaran COVID-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 H
  • Surat Edaran Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Direktorat Jenderal Imigrasi No. IMI-GR.01.01-0873 Perihal Pembatasan Sementara Masuknya
    Pelaku Perjalanan ke Wilayah Indonesia
  • Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 13 Tahun 2021 Tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)

Bahwasanya orang yang diperbolehkan melakukan perjalanan/penerbangan adalah sebagai berikut:

  1. Penerbangan Internasional
    • Keluar Indonesia: Mengacu ke informasi atau ketentuan pada website pemerintah, kedutaan dan otoritas terkait dari negara tujuan atau laman resmi IATA dan SE Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 No 8 Tahun 2021 
      • Sehubungan dengan kebijakan otoritas Singapura, penerbangan transit melalui Bandar Udara Changi, Singapura diperbolehkan dengan ketentuan sebagai berikut
      • Sehubungan dengan kebijakan otoritas Thailand, penerbangan transit melalui Bandar Udara Bangkok Suvarnabhumi tidak diperkenankan hingga 28 Februari 2021 atau pemberitahuan lebih lanjut.
    • Masuk ke Indonesia: Berdasarkan Surat Edaran Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 8 Tahun 2021, wajib melampirkan surat kesehatan dengan hasil negative dari hasil tes PCR berlaku maksimal 3 x 24 jam sejak diterbitkan oleh fasilitas kesehatan. Pengecualian bagi Warga Negara Asing yang boleh masuk ke Indonesia silahkan klik Restriksi Perjalanan Masuk ke Indonesia untuk informasi lebih lanjut. 
      Tidak ada pembatasan pada Warga Negara Indonesia untuk memasuki wilayah Indonesia selama mengikuti persyaratan dokumen yang berlaku.
  2. Penerbangan Domestik
    • Setiap orang diperbolehkan melakukan penerbangan selama mengacu kepada ketentuan SE Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 No. 12 Tahun 2021, SE Kementerian Perhubungan No.26 Tahun 2021 dan/atau Ketentuan Pemerintah Lokal sebagaimana tabel dibawah. Adapun bagi penumpang yang berangkat dari daerah yang tidak memiliki fasilitas tes COVID-19, dapat digantikan dengan surat keterangan bebas gejala influensa yang di keluarkan dokter Rumah Sakit/Puskesmas setempat.
    • Berdasarkan Surat Edaran Satgas COVID-19 Nomor 13 Tahun 2021, Efektif 06 Mei 2021 – 17 Mei 2021, penumpang yang melakukan perjalanan selama bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1442H wajib menyediakan surat izin perjalanan dari instansi terkait, atau surat izin perjalanan keluar/masuk (SIKM – Untuk perjalanan menuju/keluar Jakarta) dan melengkapi Surat Pernyataan Perjalanan Dalam Rangka Pengendalian COVID-19 Di Indonesia [download disini]

Masa Berlaku Surat Kesehatan
Berdasarkan ketentuan Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 berikut adalah ketentuan masa berlaku Surat Kesehatan berdasarkan jenisnya: 

  • Penerbangan ke Bali: surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR/hasil negatif rapid test antigen paling lama 2 x 24 jam sebelum keberangkatan atau hasil negatif tes GeNose C19 dalam kurun waktu 1x24 jam sebelum keberangkatan, jika layanan GeNose C19 tersedia di Bandar Udara Keberangkatan, sebagai persyaratan perjalanan
  • Penerbangan ke Pontianak dan Palangkaraya: surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR paling lama 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan
  • Penerbangan ke destinasi lainnya: surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR paling lama 3 x 24 jam sebelum keberangkatan atau hasil negatif rapid test antigen paling lama 2 x 24 jam sebelum keberangkatan atau hasil negatif tes GeNose C19 dalam kurun waktu 1x24 jam sebelum keberangkatan, jika layanan GeNose C19 tersedia di Bandar Udara Keberangkatan,sebagai persyaratan perjalanan, kecuali berlaku persyaratan khusus dari pemerintah/otoritas lokal.
  • Mulai 01 April 2021, penumpang dapat menggunakan hasil negatif Test GeNose C19 di Bandar Udara Keberangkatan yang memiliki fasilitas pelayanan Test GeNose C19 sebagai persyaratan perjalanan (kecuali berlaku persyaratan khusus dari pemerintah/lokal). Dengan mempertimbangkan terbatasnya kuota GeNose C19 di masing-masing bandara. Berikut daftar fasilitas pelayanan GeNose C19 yang Anda dapat lihat disini.
  • Untuk penerbangan 06 – 24 Mei 2021, agar mengacu pada Infografis yang bisa Anda lihat pada halaman berikut ini.
  • Untuk beberapa destinasi penerbangan berlaku persyaratan tambahan/khusus lainnya, informasi rinci pada table dibawah ini.
  • Pemalsuan surat keterangan RT-PCR/rapid test antigen/tes GeNose C19 maupun surat izin perjalanan/SIKM yang digunakan sebagai persyaratan perjalanan orang akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perundangan

Persyaratan Dan Ketentuan Tambahan Perjalanan Penumpang Selama Periode Mudik 6–17 Mei 2021
Sehubungan dengan terbitnya SE Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 13 tahun 2021, maka disampaikan beberapa hal sebagai berikut dan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 13 Tahun 2021 Tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19):

  1. Peniadaan mudik untuk sementara bagi masyarakat sebagai upaya pengendalian mobilitas selama bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriah.
  2. Perjalanan orang selama bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriah dikecualikan bagi:
    1. Pimpinan Lembaga Tinggi Negara Republik Indonesia dan tamu kenegaraan
    2. Perwakilan negara asing dan perwakilan organisasi internasional di Indonesia
    3. Operasional penegakan hukum, ketertiban, dan pelayanan darurat
    4. penumpang dengan keperluan mendesak untuk kepentingan non-mudik:
      1. Bekerja/perjalanan dinas
      2. Kunjungan keluarga sakit
      3. Kunjungan duka anggota keluarga meninggal
      4. Ibu hamil beserta 1 orang anggota keluarga sebagai pendamping, namun untuk kepentingan persalinan dapat didampingi hingga maksimal 2 orang
      5. Membutuhkan pelayanan kesehatan. 
  3. Penumpang dengan keperluan mendesak seperti yang disebutkan di atas wajib menyediakan surat izin perjalanan dari instansi terkait, atau surat izin perjalanan keluar/masuk (SIKM – Untuk perjalanan menuju/keluar Jakarta) dan melengkapi Surat Pernyataan Perjalanan Dalam Rangka Pengendalian COVID-19 Di Indonesia [download disinisebagai persyaratan melakukan perjalanan dengan ketentuan sebagai berikut:
    1. Surat Izin Keluar/Masuk (SIKM) adalah surat yang digunakan sebagai persyaratan bagi orang yang tinggal di luar Jabodetabek untuk keluar/masuk DKI Jakarta serta diterbitkan oleh pejabat berwenang dengan tujuan mencegah kemungkinan lonjakan kasus baru infeksi COVID-19
    2. Bagi pegawai instansi pemerintahan/Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN)/Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). prajurit TNI, dan anggota Polri melampirkan hasil cetak surat izin tertulis dari pejabat setingkat Eselon II yang dilengkapi dengan tandatangan basah/tandatangan elektronik pejabat serta identitas diri calon pelaku perjalanan.
    3. Bagi pegawai swasta melampirkan hasil cetak surat izin tertulis dari pimpinan perusahaan yang dilengkapi dengan tandatangan basah/tandatangan elektronik pimpinan perusahaan serta identitas diri calon pelaku perjalanan.
    4. Bagi pekerja sector informal melampirkan hasil cetak surat izin tertulis dari Kepala Desa/Lurah yang dilengkapi dengan tandatangan basah/tandatangan elektronik Kepala Desa/Lurah serta identitas diri calon pelaku perjalanan
    5. Bagi masyarakat umum non-pekerja melampirkan hasil cetak surat izin tertulis dari Kepala Desa/Lurah yang dilengkapi dengan tandatangan basah/tandatangan elektronik Kepala Desa/Lurah serta identitas diri calon pelaku perjalanan.
    6. Bagi Ibu hamil beserta pendampingnya/ individu yang memerlukan fasilitas Kesehatan/ individu yang melakukan kunjungan ke keluarga yang sakit atau kunjungan duka anggota keluarga yang meninggal:
      1. Pekerja: melampirkan hasil cetak surat keterangan sesuai dengan sektor pekerjaan yang telah disebutkan diatas dan hasil cetak surat rujukan yang dilengkapi dengan tandatangan basah/tandatangan elektronik Rumah Sakit terkait
      2. Non-pekerja: melampirkan hasil cetak surat keterangan izin perjalanan yang dilengkapi dengan tandatangan basah/tandatangan elektronik dari kepala desa/kelurahan dan hasil cetak surat rujukan yang dilengkapi dengan tandatangan basah/tandatangan elektronik Rumah Sakit terkait
    7. Untuk Warga Negara Asing yang akan melakukan perjalanan rute connecting Domestic to International, maka tidak membutuhkan surat izin perjalanan atau Surat Izin Keluar Masuk dan surat pernyataan perjalanan untuk perjalanan dalam negeri apabila:
      1. Keberangkatan dari Denpasar
      2. Tidak keluar dari Bandar Udara transit
        Penumpang Warga Negara Asing yang akan melakukan overstay dan atau keluar dari bandara transit tetap memerlukan Surat Izin Perjalanan atau Surat Izin Keluar Masuk dan surat pernyataan perjalanan. Contoh:
        1. Rute Labuan Bajo - Jakarta - Amsterdam transit di Jakarta (tanpa keluar dari Bandara atau tanpa overstay) memerlukan surat izin perjalanan atau surat izin keluar masuk dan surat pernyataan perjalanan.
        2. Rute Denpasar - Jakarta - Amsterdam transit di Jakarta (tanpa keluar dari Bandara atau tanpa overstay), maka WNA tidak memerlukan surat izin perjalanan, surat izin keluar masuk dan surat pernyataan perjalanan dikarenakan stasiun keberangkat berawal dari Denpasar.
    8. Penumpang Warga Negara Asing/ Warga Negara Indonesia dengan rute connecting International to Domestic tidak memerlukan surat izin perjalanan, atau surat izin keluar masuk (SIKM) dari bandara transit menuju destinasi akhir namun tetap melampirkan surat pernyataan perjalanan. Surat Izin Perjalanan atau surat izin keluar masuk (SIKM) yang dipersyaratkan selama masa peniadaan mudik dapat diwakilkan dengan Surat Keterangan Rilis Karantina.
  4. Surat izin perjalanan/SIKM sebagaimana dimaksud dalam poin nomor 3 bagian a memiliki ketentuan berlaku sebagai berikut: B
    1. Berlaku secara individual
    2. Berlaku untuk satu kali perjalanan pergi-pulang lintas kota/kabupaten/provinsi/negara
    3. Bersifat wajib bagi pelaku perjalanan dewasa yang berusia 17 tahun ke atas
  5. Pengaturan terkait perjalanan orang dalam negeri maupun perjalanan internasional dalam masa pandemi tetap berlaku selama bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri tahun 1442 Hijriah sebagaimana diatur dalam:
    1. Surat Edaran Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Nomor 8 tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).
    2. Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 12 tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)
  6. Pengecekan dokumen surat izin perjalanan/SIKM dan surat keterangan negative COVID-19 dengan tes RT-PCR/rapid tes antigen/tes GeNose C19 dilakukan di pintu kedatangan atau pos kontrol yang berada di rest area, perbatasan kota besar, titik pengecekan (check point) dan titik penyekatan daerah anglomerasi oleh anggota TNI/Polri dan Pemerintah Daerah (menyesuaikan dengan kondisi lapangan di masingmasing stasiun kedatangan)
  7. Sesuai dengan ketentuan pada SE Satgas Nomor 13 Tahun 2021 dan menyesuaikan dengan kondisi lapangan di masing-masing stasiun kedatangan diinformasikan bahwa :
    1. Bagi pelaku perjalanan wajib melaksanakan karantina mandiri selama 5x24 jam kecuali untuk tujuan bekerja/perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluarga meninggal, ibu hamil yang didampingi oleh 1 orang anggota keluarga, dan kepentingan persalinan yang didampingi maksimal 2 orang.
    2. Pemberlakuan karantina wajib bagi pelaku perjalanan lintas kota/kabupaten/provinsi/negara selama 5x24 jam di fasiilitas pemerintah atau hotel yang mampu menerapkan disiplin protokol ketat dengan biaya mandiri. Diharapkan penumpang dapat terinfo perihal tersebut
  8. Surat Pernyataan Perjalanan dalam Rangka Pengendalian COVID-19 di Indonesia 4.0 Mengacu pada perkembangan regulasi dari regulator atas peniadaan mudik pada tahun 2021, format surat update disesuaikan dengan perkembangan regulasi. Surat tersebut dapat diakses oleh calon penumpang pada website Perusahaan melalui link berikut ini. Penumpang akan diinformasikan melalui media informasi Perusahaan sehingga diharapkan calon Penumpang dapat menyiapkan dan melengkapi dokumen sebelum tiba di Bandara. Untuk mengantisipasi calon Penumpang yang belum membawa surat pernyataan saat tiba di Bandara, stasiun mohon agar dapat menyiapkan dokumen terlampir sesuai kebutuhan di stasiun.
  9. Berikut destinasi yang mewajibkan adanya pengurusan SIKM sebagaimana Berikut:
    1. DKI Jakarta: https://jakevo.jakarta.go.id
    2. Provinsi Maluku: secara offline di unit layanan administrasi Balai Kota Ambon dan online melalui https://simcovid.ambon.go.id/home_beranda.
      Pengurusan Surat Izin Masuk hanya melalui sistem online.
    3. Kota Sorong : Kantor Satgas COVID-19 Kota Sorong yang bertempat di Kantor Walikota Sorong Lantai 1.
  10. Ringkasan terkait persyaratan pada Masa Peniadaan Mudik dapat mengacu pada Infografis yang bisa Anda lihat pada halaman berikut ini.

Persyaratan Dan Ketentuan Tambahan Perjalanan Penumpang pada Periode Pengetatan Sebelum Larangan Mudik (22 April – 05 Mei 2021) dan Pasca Larangan Mudik (18 – 24 Mei 2021)
Sehubungan dengan terbitnya Addendum Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 13 tahun 2021, maka disampaikan beberapa tambahan persyararan dan ketentuan sebagai berikut: 

  1. Penumpang wajib menunjukkan hasil cetak surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen atau tes GeNose C19 di Bandar Udara Keberangkatan yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia.
  2. Anak-anak dibawah usia 5 tahun tidak diwajibkan untuk melakukan tes RT-PCR atau rapid test antigen atau tes GeNose C19 sebagai syarat perjalanan.
  3. Apabila hasil tes RT-PCR atau rapid test antigen atau tes GeNose C19 pelaku perjalanan negative namun menunjukkan gejala, maka pelaku perjalanan tidak boleh melanjutkan perjalanan dan diwajibkan untuk melakukan tes diagnostic RT-PCR dan isolasi mandiri selama waktu tunggu hasil pemeriksaan.

Penerbangan Domestik ke Biak, Jayapura, Nabire, Timika (Provinsi Papua) pada masa penerapan pembatasan perjalanan/bepergian keluar daerah, selama masa bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 1442 (06-24 Mei 2021)
Mengacu SE Gubernur Papua No. 003.2/4272/SET, besama ini kami sampaikan persyaratan penerbangan ke Provinsi Papua sebagai berikut:

  1. Pembatasan perjalanan/berpergian keluar daerah, selama bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 1442 dikecualikan bagi:
    1. Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, POLRI, dan atau pegawai BUMN/BUMD dengan keperluan mendesak untuk kepentingan non-mudik, dengan alasan bekerja / perjalanan dinas;
    2. Pelajar yang akan mengikuti test ke jenjang Perguruan Tinggi;
    3. Kunjungan orang sakit
    4. Kunjungan duka keluarga meninggal dan atau kepentingan persalinan.
  2. Persyaratan untuk pelaku perjalanan dengan ketentuan poin diatas adalah sebagai berikut:
    1. Untuk penerbangan pada masa peniadaan mudik (6-17 Mei 2021), Penumpang wajib menunjukkan (hasil cetak):
      • surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR paling lama 3 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau
      • surat keterangan hasil negatif tes antigen paling lama 2 x 24 jam sebelum keberangkatan
      • Untuk penerbangan pada masa pengetatan pasca peniadaan mudik (18 – 24 Mei 2021, Penumpang wajib menunjukkan (hasil cetak) surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR/antigen paling lama 1 x 24 jam sebelum keberangkatan.
    2. Pegawai instansi pemerintah/ Aparatur Sipil Negara (ASN) : melampirkan print out surat Surat Tugas yang ditandatangani oleh minimal Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) atau Kepala Kantor Satuan Kerja, atau Izin tertulis dari Pejabat Pembina Kepegawaian di lingkungan instansinya (mengacu Surat Edaran Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Papua No 440/4204/SET)
    3. Pegawai BUMN/BUMD dan swasta: melampirkan prinout surat izin perjalanan tertulis dengan alasan pekerjaan/perjalanan dinas, dari pimpinan perusahaan yang dilengkapi dengan tandatangan basah /tandatangan elektronik pejabat serta identitas diri calon untuk perjalanan.
    4. Pekerja informal: melampirkan print out surat izin perjalanan tertulis karena urusan pekerjaan bukan untuk mudik dari Kepala Kelurahan yang dilengkapi tandatangan basah/tandatangan elektronik Kepala Kelurahan serta identitas diri calon perjalanan.
    5. Masyarakat non pekerja: melampirkan print out surat izin perjalanan tertulis karena urusuan pekerjaan atau alasan penting bukan untuk mudik dari Kepala Kelurahan yang dilengkapi tandatangan basah/tandatangan elektronik Kepala Kelurahan serta identitas diri calon perjalanan.
    6. Pelajar yang akan mengikuti test ke jenjang perguruan tinggi di luar Papua: melampirkan print out surat izin tertulis dari Kepala Dinas Pendidikan Setempat dan atau Kepala Kelurahan serta surat bukti tes mengikuti ujian.
  3. Persyaratan yang disampaikan pada poin 8.b hanya berlaku:
    1. Secara individu
    2. Untuk satu kali perjalanan pergi-pulang lintas provinsi/negara
    3. Bersifat wajib bagi pelaku perjalanan berusia diatas 17 tahun.
  4. Pelaku perjalanan wajib melakukan karantina mandiri selama 5x24 jam kecuali untuk keperluan bekerja/perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluarga meninggal, ibu hamil atau kepentingan persalinan yang didampingi 2 orang.
  5. Pemberlakuan wajib karantina bagi pelaku perjalanan lintas negara baik WNI maupun WNA selama 5x24 jam di fasilitas pemerintah atau hotel yang mampu menerapkan disiplin protokol Kesehatan ketat dengan biaya sendiri.
  6. Selama pasca mudik/arus balik Idul Fitri menuju Papua pada tanggal 18-24 Mei 2021, Satgas COVID-19 akan melakukan pengawasan ketat bagi pelaku perjalanan dari luar Papua dan akan dilakukan screening di pintu kedatangan.
  7. Ketentuan ini SE Gubernur Papua No. 003.2/4272/SET yang efektif berlaku efektif mulai tanggal 06-24 Mei 2021 dan atau sampai dengan terdapat ketentuan terbaru.

Penerbangan Domestik ke ke Ambon, Mengacu SE Gubernur Maluku nomor 451-52 Tahun 2021 besama ini kami sampaikan persyaratan penerbangan ke Provinsi Maluku untuk periode 06 Mei 2021 hingga 24 Mei 2021 sebagai berikut:

  1. Pembatasan perjalanan/berpergian keluar daerah, selama bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 1442 dikecualikan bagi pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak untuk kepentingan non-mudik untuk periode 06-17 Mei 2021:
    1. Bekerja / perjalanan dinas;
    2. Kunjungan orang sakit
    3. Kunjungan duka keluarga meninggal
    4. Ibu hamil yang didampingi oleh 1 (satu) orang anggota keluarga dan untuk kepentingan persalinan didampingi maksimal 2 (dua) orang.
    5. Operasional penegakan hukum, ketertiban, dan pelayanan darurat
  2. Persyaratan untuk pelaku perjalanan dengan ketentuan point 1.a diatas adalah sebagai berikut:
    1. Untuk penerbangan pada masa peniadaan mudik (6-17 Mei 2021), Penumpang wajib menunjukkan (hasil cetak):
      • surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR/rapid test Antigen/GeNose C19 paling lama 1 x 24 jam sebelum keberangkatan
      • anak-anak di bawah usia 5 tahun tidak diwajibkan untuk melakukan tes RT-PCR/rapid test Antigen/tes GeNose C19 sebagai syarat perjalanan.
  3. Pelaku perjalanan orang lintas kota/kabupaten/provinsi selama bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriah wajib memiliki print out surat izin perjalanan tertulis atau Surat Izin Keluar/Masuk (SIKM) sebagai persyaratan melakukan perjalanan dengan ketentuan:
    1. Bagi pegawai instansi pemerintahan/Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN)/Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). prajurit TNI, dan anggota Polri melampirkan hasil cetak surat izin tertulis dari pejabat setingkat Eselon II yang dilengkapi dengan tandatangan basah/tandatangan elektronik pejabat serta identitas diri calon pelaku perjalanan.
    2. Bagi pegawai swasta melampirkan hasil cetak surat izin tertulis dari pimpinan perusahaan yang dilengkapi dengan tandatangan basah/tandatangan elektronik pimpinan perusahaan serta identitas diri calon pelaku perjalanan.
    3. Bagi pekerja sector informal melampirkan hasil cetak surat izin tertulis dari Kepala Desa/Lurah yang dilengkapi dengan tandatangan basah/tandatangan elektronik Kepala Desa/Lurah serta identitas diri calon pelaku perjalanan.
    4. Bagi masyarakat umum non-pekerja melampirkan hasil cetak surat izin tertulis dari Kepala Desa/Lurah yang dilengkapi dengan tandatangan basah/tandatangan elektronik Kepala Desa/Lurah serta identitas diri calon pelaku perjalanan.
  4. Surat izin perjalanan/SIKM sebagaimana dimaksud dalam poin 1.c memiliki ketentuan sebagai berikut:
    1. Dapat diajukan secara offline di unit layanan administrasi Balai Kota Ambon dan secara online pada link berikut ini.
      Pengurusan Surat Izin Masuk hanya melalui sistem online.
    2. Berlaku secara individual.
    3. Berlaku untuk 1 (satu) kali perjalanan pergi-pulang lintas kota/kabupaten/provinsi/negara.
    4. Bersifat wajib bagi pelaku bagi pelaku perjalanan dewasa yang berusia 17 tahun ke atas.
    5. Pelaku Perjalanan dari luar Provinsi Maluku melalui udara wajib memiliki SIKM.
    6. Pelaku Perjalanan dari dalam Provinsi Maluku ke luar Provinsi Maluku melalui udara wajib memiliki SIKM yang dikeluarkan oleh Kabupaten/Kota asal.
  5. Bagi penumpang yang tidak dapat menunjukkan Surat Izin Keluar/Masuk (SIKM) Provinsi Maluku maka wajib menyediakan:
    1. surat izin perjalanan tertulis yang mengacu pada:
      • Ketentuan SE Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 13 Tahun 2021 atau
      • Persyaratan Dan Ketentuan Tambahan Perjalanan Penumpang Selama Periode Mudik 6 – 17 Mei 2021
      • Point nomor 3 diatas.

Orang-orang yang diperbolehkan melakukan penerbangan sebagaimana diatas baik WNI & WNA dengan penerbangan Internasional maupun Domestik wajib memenuhi persyaratan dokumen sesuai dengan kategori dan rute penerbangan sebagai berikut:

Rute Kota

Surat Keterangan hasil negatif tes RT-PCR (diterbitkan 3x24 jam sebelum keberangkatan) atau Rapid Antigen (diterbitkan 2x24 jam sebelum keberangkatan) atau hasil negatif tes GeNose C19 dalam kurun waktu 1x24 jam sebelum keberangkatan, jika layanan GeNose C19 tersedia di Bandara Keberangkatan

Surat Keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau Rapid Antigen (diterbitkan 2x24 jam sebelum keberangkatan) atau hasil negatif tes GeNose C19 dalam kurun waktu 1x24 jam sebelum keberangkatan, jika layanan GeNose C19 tersedia di Bandara Keberangkatan

Surat Kesehatan dengan persyaratan khusus mengacu regulasi otoritas

Keterangan atau Persyaratan lainnya (mengacu ketentuan Pemerintah/ Pemerintah Daerah /Otoritas Lokal)
Domestik &
Domestik dengan Transit
Menuju Jakarta 
 
  
  • Pada periode 6-17 Mei 2021 diberlakukan ketentuan tambahan Surat Izin Keluar/Masuk(SIKM) sebagai persyaratan wajib bagi orang yang tinggal di luar Jabodetabek untuk keluar/masuk DKI Jakarta
  • Pengajuan SIKM DKI Jakarta dapat dilihat pada situs ini
  • Bagi penumpang yang tidak dapat menunjukkan hasil cetak asli SIKM agar dapat menunjukkan hasil cetak surat izin perjalanan tertulis dari instansi terkait
Menuju Denpasar 
 
  
 
  • Penumpang wajib menunjukkan surat keterangan:
    • hasil negatif tes RT-PCR paling lama 2 x 24 jam sebelum keberangkatan atau
    • hasil negatif rapid test antigen paling lama 2 x 24 jam sebelum keberangkatan atau
    • hasil negatif tes GeNose C19 dalam kurun waktu 1 x 24 jam sebelum keberangkatan, jika layanan GeNose C19 tersedia di Bandar Udara Keberangkatan
    sebagai persyaratan perjalanan dan wajib mengisi e-HAC Indonesia.
  • Anak-anak dibawah usia 5 tahun tidak diwajibkan untuk menunjukkan hasil negatif uji swab berbasis PCR, uji Rapid Test Antigen ataupun uji Rapid Test Antibodi atau GeNose C19 (tidak memerlukan surat keterangan bebas COVID-19)
  • Ketentuan ini berdasarkan SE Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 12 tahun 2021, SE Kementerian Perhubungan No.26 Tahun 2021 dan SE Gubernur Bali Nomor 07 Tahun 2021, serta mulai berlaku dari tanggal 01 April 2021 hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Menuju Pontianak    
✓ 
  • Penumpang wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang diterbitkan dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan dan mengisi e-HAC Indonesia
  • Selama berada di Provinsi Kalimantan Barat, Penumpang wajib memiliki surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis PCR dengan masa berlaku selama 7 hari sejak tanggal pemeriksaan.
  • Anak-anak dibawah usia 5 tahun tidak diwajibkan untuk menunjukkan hasil negatif uji swab berbasis PCR, uji Rapid Test Antigen ataupun uji Rapid Test Antibodi (tidak memerlukan surat keterangan bebas COVID-19)
  • Aturan khusus untuk kepulangan santri dan pelajar menuju Kalimantan Barat pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro, efektif berlaku 28 April 2021 sampai dengan pemberitahuan selanjutnya:
    • Menunjukkan hasil cetak hasil negatif rapid test RT-PCR paling lama 3 x 24 jam sebelum keberangkatan
    • Menunjukkan kartu santri atau surat keterangan dari pondok pesantren tempat santri melakukan Pendidikan
    • Ketentuan ini hanya berlaku bagi santri dan tidak berlaku bagi keluarga santri.
  • Ketentuan ini berdasarkan SE Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Nomor 12 tahun 2021 dan Peraturan Gubernur Kalimantaran Barat Nomor 47 tahun 2021, Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Kalimantan Barat Nomor 445/3809/DINKES.YANKES.C, serta mulai berlaku dari 28 April 2021 dan/atau hingga terdapat ketentuan terbaru
Menuju Labuan Bajo      
  • Ketentuan tambahan yang berlaku untuk perjalanan wisata wajib dilengkapi dengan pendaftaran pada portal daring registrasi kunjungan wisata Labuan Bajo yang dapat diakses di di sini
Di dalam wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT)      
Khusus penerbangan intra NTT tidak diperlukan hasil rapid test PCR/Swab test, mengisi Kartu Kewaspadaan Kesehatan dari Kementerian Kesehatan RI berupa Kartu Kewaspadaan Kesehatan Elektronik (E-HAC)
Menuju Papua Barat      
  • Penumpang wajib menunjukkan surat keterangan:
    • hasil negatif tes RT-PCR paling lama 3 x 24 jam sebelum keberangkatan atau
    • hasil negatif rapid test antigen paling lama 2 x 24 jam sebelum keberangkatan atau
    • hasil negatif tes GeNose C19 dalam kurun waktu 1 x 24 jam sebelum keberangkatan, jika layanan GeNose C19 tersedia di Bandar Udara Keberangkatan
    sebagai persyaratan perjalanan dan wajib mengisi e-HAC Indonesia.
  • Anak-anak dibawah usia 5 tahun tidak diwajibkan untuk menunjukkan hasil negatif uji swab berbasis PCR dan uji Rapid Test Antigen dan tes GeNose C19 namun dapat menggunakan uji Rapid Test Antibodi.
  • Pelaku perjalanan yang bukan kedinasan/tugas/karyawan/sosial kemasyarakatan yang akan masuk ke Provinsi Papua Barat diwajibkan memperoleh surat rekomendasi izin dari Satuan Tugas Covid-19 Provinsi Papua Barat (dikecualikan bagi yang melanjutkan Pendidikan dan urusan keagamaan tidak diwajibkan memperoleh surat izin masuk)
  • Ketentuan ini berdasarkan SE Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 12 tahun 2021, SE Kementerian Perhubungan No.26 Tahun 2021 dan SE Gubernur Papua Barat Nomor: 550/515/GPB/2021
Menuju Palangkaraya      
  • Penumpang wajib menunjukkan hasil cetak surat keterangan:
    • hasil negatif tes RT-PCR paling lama 3 x 24 jam sebelum keberangkatan
  • Anak-anak di bawah usia 5 tahun tidak diwajibkan untuk melakukan tes RT-PCR atau rapid test antigen sebagai persyaratan perjalanan
  • Ketentuan ini berdasarkan SE Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 12 tahun 2021, SE Kementerian Perhubungan No. 26 Tahun 2021, dan SE Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 443.1/40/Satgas Covid-19 serta berlaku sejak 19 April 2021 hingga pemberitahuan selanjutnya
Menuju Ambon      
  • Pada periode 6-17 Mei 2021 diberlakukan ketentuan:
    • Tambahan Surat Izin Perjalanan atau Surat Izin Keluar/Masuk (SIKM) sebagai persyaratan wajib bagi pelaku perjalanan keluar/masuk Provinsi Maluku.
    • SIKM dapat diajukan secara offline di unit layanan administrasi Balai Kota Ambon dan juga dapat diisi secara online pada link berikut ini.
  • Pada periode 6-24 Mei 2021 Penumpang wajib menunjukkan hasil cetak surat keterangan:
    • surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR/rapid test Antigen/GeNose C19 paling lama 1 x 24 jam sebelum keberangkatan
    • anak-anak di bawah usia 5 tahun tidak diwajibkan untuk melakukan tes RT-PCR/rapid test Antigen/tes GeNose C19 sebagai syarat perjalanan
Tujuan akhir kota lain SELAIN Tujuan /dari kota lain selain tersebut diatas
 ✓
 
 
  • Penumpang wajib menunjukkan surat keterangan:
    • hasil negatif tes RT-PCR paling lama 3 x 24 jam sebelum keberangkatan atau
    • hasil negatif rapid test antigen paling lama 2 x 24 jam sebelum keberangkatan atau
    • hasil negatif tes GeNose C19 dalam kurun waktu 1 x 24 jam sebelum keberangkatan, jika layanan GeNose C19 tersedia di Bandar Udara Keberangkatan
    sebagai persyaratan perjalanan dan wajib mengisi e-HAC Indonesia.
  • Anak-anak dibawah usia 5 tahun tidak diwajibkan untuk menunjukkan hasil negatif uji swab berbasis PCR, uji Rapid Test Antigen ataupun uji Rapid Test Antibodi atau tes GeNose C19 (tidak memerlukan surat keterangan bebas COVID-19)
  • Ketentuan ini berdasarkan SE Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 12 tahun 2021 dan SE Kementerian Perhubungan No.26 Tahun 2021, serta mulai berlaku dari 01 April 2021 sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut
Internasional
Menuju Indonesia  
 

  • Persyaratan masuk Indonesia sesuai ketentuan pada laman resmi IATA
  • Persyaratan Surat Keterangan Sehat untuk masuk ke Indonesia:
    1. WNI
      Pelaku perjalanan WNI dari seluruh negara asing yang akan memasuki Indonesia, baik secara langsung maupun transit di negara asing, harus menunjukkan hasil negatif melalui tes RT-PCR di negara asal yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan dan dilampirkan pada saat pemeriksaan kesehatan atau pada e-HAC international Indonesia serta harus mengikuti protokol kesehatan ketat sebagaimana ditetapkan Pemerintah.
    2. WNA
      Pelaku perjalanan WNA dari seluruh negara asing yang akan memasuki Indonesia, baik secara langsung maupun transit di negara asing, untuk sementara dilarang memasuki Indonesia kecuali yang memenuhi salah satu kriteria sebagai berikut:
      • Sesuai ketentuan dalam Permenkumham No. 26 Tahun 2020 tentang Visa dan Izin Tinggal dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru silahkan klik Restriksi Perjalanan Masuk ke Indonesia untuk informasi lebih lanjut.
      • Sesuai skema perjanjian bilateral Travel Corridor Agreement (TCA).
      • Mendapatkan pertimbangan/izin khusus secara tertulis dari Kementerian/Lembaga.

        WNA yang memenuhi salah satu kriteria tersebut diatas, harus menunjukkan hasil negatif melalui tes RT-PCR di negara asal yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan dan dilampirkan pada saat pemeriksaan kesehatan atau pada e-HAC international Indonesia.

        Bagi WNA yang memenuhi salah satu kriteria tersebut di atas namun memiliki riwayat perjalanan ke wilayah India dalam kurun waktu 14 (empat belas) hari, maka tetap tidak dapat memasuki wilayah Indonesia. [mengacu pada Surat Edaran Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Direktorat Jenderal Imigrasi No. IMIGR. 01.01-087]
  • Protokol Kesehatan untuk Penumpang Penerbangan Internasional tujuan Indonesia:
    Seluruh Pelaku Perjalanan Internasional, baik yang berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA) harus mengikuti ketentuan/persyaratan sebagai berikut:
    1. Mematuhi ketentuan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah
    2. Menunjukkan hasil negatif melalui tes RT-PCR di negara asal yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum jam keberangkatan dan dilampirkan pada saat pemeriksaan kesehatana tau e-HAC Internasional Indonesia;
    3. Pada saat kedatangan, dilakukan tes ulang RT-PCR bagi pelaku perjalanan internasional dan diwajibkan menjalani karantina terpusat selama 5 x 24 jam, dengan ketentuan sebagai berikut:
      • Bagi WNI, yaitu Pekerja Migran Indonesia (PMI); Pelajar/mahasiswa; atau Pegawai Pemerintah yang kembali dari perjalanan dinas luar negeri di Wisma Pademangan sesuai dengan Surat Keputusan Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 8 Tahun 2021 dengan biaya ditanggung oleh Pemerintah
      • Bagi WNI diluar kriteria sebagaimana disebutkan diatas dan bagi WNA, termasuk diplomat asing, diluar kepala perwakilan asing dan keluarga kepala perwakilan asing menjalani karantina di tempat akomodasi karantina yang telah mendapatkan sertifikasi penyelenggaran akomoasi karantina COVID-19 oleh Kementerian Kesehatan dengan biaya seluruhnya ditanggung mandiri.
    4. Dalam hal kepala perwakilan asing dan keluarga yang bertugas di Indonesia dapat melakukan karantina mandiri di kediaman masing-masing selama 5 x 24 jam sebagaimana dimaksud pada point nomor 3;
    5. Dalam hal hasil pemeriksaan ulang RT-PCR pada saat kedatangan menunjukkan hasil positif maka dilakukan perawatan di rumah sakit bagi WNI dengan biaya ditanggung oleh pemerintah dan bagi WNA dengan biaya seluruhnya ditanggung mandiri;
    6. Dalam hal Warga Negara Asing (WNA) tidak dapat membiayai karantina mandiri dan/atau perawatannya di Rumah Sakit, maka pihak sponsor, kementerian/lembaga/BUMN yang memberikan pertimbangan izin masuk bagi WNA tersebut dapat dimintakan pertanggungjawaban yang dimaksud.
    7. Setelah dilakukan karantina 5 x 24 jam terhitung sejak tanggal kedatangan, bagi WNI dan WNA dilakukan pemeriksaan ulang RT-PCR.
    8. Dalam hal hasil negatif sebagaimana dimaksud pada point nomor 7, maka bagi WNI dan WNA diperkenankan untuk melanjutkan perjalanan dan dianjurkan untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari serta menerapkan protokol kesehatan;
    9. Dalam hal hasil positif sebagaimana dimaksud pada point nomor 7, maka dilakukan perawatan di rumah sakit bagi WNI dengan biaya ditanggung oleh pemerintah dan bagi WNA dengan biaya seluruhnya ditanggung mandiri;
    10. Ketentuan ini berdasarkan SE Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Nomor 8 tahun 2021, serta mulai berlaku dari 9 Februari sampai dengan waktu yang ditentukan kemudian.
Menuju Luar Negeri  
 

Persyaratan dokumen mengacu ke informasi atau ketentuan dari negara tujuan yang ada di laman resmi IATA atau dapat mengakses website resmi negara tujuan pada link masing-masing sebagai berikut:

  •  
    • Singapura - Changi International Airport (SIN)
      Informasi mengenai protokol kesehatan RGL/TAC menuju ke Singapura dapat di lihat di sini. Penumpang menuju Singapura diharuskan mengisi SG Arrival Card with Electronic Health Declaration melalui Website, Android Play Store atau Apple App Store

      Calon Penumpang yang demam atau yang menunjukkan gejala COVID-19 tidak diperbolehkan naik ke pesawat

      - Penumpang yang memasuki Singapura harus mematuhi persyaratan kesehatan publik dan imigrasi Singapura sebagaimana ditentukan oleh Otoritas Imigrasi dan Pos Pemeriksaan di situs webnya di sini.

      - Sehubungan dengan kebijakan otoritas Singapura, penerbangan transit melalui Bandar Udara Changi, Singapura diperbolehkan dengan ketentuan sebagai berikut.

    • Kuala Lumpur - Kuala Lumpur International Airport (KUL)
      Mulai 01 Mei 2021, penumpang menuju Malaysia tidak lagi memerlukan dokumen Letter of Undertaking sebagai persyaratan terbang (Mengacu pada Surat Edaran NADMA Malaysia No JPM.APBN.600-2/6/4/ Jld. 6 (46) Perihal Pemansuhan Penggunaan Letter of Undertaking (LOU) di Pintu Masuk Antarabangsa (PMA) Bagi Pengembara)
    • Tokyo - Haneda International Airport (HND) & Osaka - Kansai International Airport (KIX)
      - Mulai 10 Maret 2021 sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut, seluruh warga negara asing tidak dapat memasuki wilayah Jepang meskipun telah memiliki Visa Jepang.  

      Semua penumpang (termasuk warga negara Jepang) dengan penerbangan ke Jepang wajib menyediakan hasil tes PCR Negatif COVID-19 dalam Bahasa Inggris yang mencantumkan jenis metode pengambilan sampel tes yaitu dengan istilah metode Nasopharyngeal swab atau Saliva dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan. Apabila penumpang tidak dapat menyediakan hasil tes ini, maka tidak diizinkan untuk masuk ke Jepang berdasarkan Quarantine Law Jepang. Mulai dari 19 Maret 2021, penumpang yang tidak dapat menyediakan hasil tes PCR negative COVID-19 dalam Bahasa Inggris dan tidak menyertakan istilah dengan metode  pengambilan sampel Nasopharyngeal swab atau Saliva tidak dapat menaiki pesawat menuju Jepang.

      Template sertifikat hasil tes PCR Negatif COVID-19 dan informasinya dapat dilihat di sini dan di sini.

      - Penumpang menuju Tokyo & Osaka diwajibkan untuk mengisi Kuesioner the Digital Health Declaration di sini

      - Penumpang diharapkan dapat melengkapi dokumen sertifikat inspeksi, mengirimkan sumpah tertulis, melakukan instalasi aplikasi pada telepon genggam dengan mengikuti panduan pada link ini.

      - Anak-anak dibawah usia 5 tahun ke bawah tidak diwajibkan membawa bukti test PCR (tidak berlaku untuk Unaccompanied Minor).

      - Untuk informasi lebih detail, dapat dilihat di sini.

    • Hong Kong - Hong Kong International Airport (HKG)

      Pelaku perjalanan menuju Hongkong dapat mengacu pada informasi di sini dan di sini.

    • Seoul - Incheon International Airport (ICN)
      - Penumpang Warga Negara Asing harus memiliki sertifikat medis tercetak dengan hasil tes PCR Coronavirus (COVID-19) negatif yang dikeluarkan paling lambat 72 jam sebelum keberangkatan dari titik embarkasi pertama. Sertifikat harus dalam bahasa Inggris, Korea atau disertai dengan terjemahan bahasa Inggris atau Korea bersertifikat. Nama di sertifikat harus sama dengan nama di paspor.
      - Mulai 3 Mei 2021, Penumpang yang merupakan warga negara yang termasuk dalam 21 negara yang diperbolehkan masuk ke Korea Selatan tanpa Visa, harus memiliki K-ETA yang telah disetujui [lihat disini].
      - Penumpang harus melengkapi formulir Persetujuan terhadap Fasilitas Karantina. Detail informasi mohon dapat selalu merujuk pada laman resmi IATA dan website resmi pemerintah Korea.
      - Mulai 05 Mei 2021, penumpang yang telah divaksinasi di Korea Selatan dan keluar dari Korea Selatan setelah 14 hari di vaksin, maka dapat diberlakukan pembebasan karantina apabila akan kembali Korea Selatan, kecuali penumpang yang memiliki riwayat perjalanan ke negara yang dikecualikan dalam program ini. Detail informasi dapat merujuk pada pada laman resmi IATA dan website resmi pemerintah Korea.
    • Amsterdam - Schipol International Airport (AMS)
      - Kategori penumpang yang tidak diperbolehkan untuk memasuki Belanda dapat dilihat di sini dan di sini.
      - Detail informasi mengenai penumpang transfer dan persyaratan PCR tes dapat diilihat di sini.
      - Penumpang menuju Amsterdam diharuskan mengisi Negative Test Declaration Form [download di sini] dan Traveler public health declaration [download di sini]
  • Bangkok – Suvarnabhumi Airport (BKK) - Sehubungan dengan kebijakan otoritas Thailand, penerbangan transit melalui Bandar Udara Bangkok Suvarnabhumi tidak diperkenankan hingga 28 Februari 2021 atau pemberitahuan lebih lanjut.
  • Australia - Melbourne International Airport (MEL), Perth International Airport (PER) & Sydney International Airport (SYD) 
    1. Per tanggal 22 Januari 2021 Penumpang yang bepergian ke Australia harus menjalani tes COVID-19 maksimal 72 jam atau kurang sebelum keberangkatan, dan menunjukkan bukti negatif dari hasil tes PCR dan juga berlaku untuk setiap penumpang dari umur 5 tahun keatas, info lebih lanjut disini
    2. Penumpang yang bepergian ke Australia harus menyelesaikan Deklarasi Perjalanan Australia setidaknya 72 jam sebelum keberangkatan, info lebih lanjut disini
    3. Penumpang yang tiba di Australia Barat harus menyelesaikan tiket G2G maksimal 72 jam sebelum keberangkatan, info lebih lanjut disini
    4. Masker harus dipakai di semua penerbangan internasional, termasuk bandara

Khusus untuk penerbangan internasional dengan tujuan luar negeri (keluar Indonesia) yang mewajibkan persyaratan dokumen hasil test PCR dengan Date of Travel (DOT) mulai dari tanggal 28 November 2020, pelaksanaan PCR test Penumpang wajib dilakukan pada:

  • Fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) Mitra Garuda Indonesia. Informasi fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) Mitra Garuda Indonesia dapat diakses pada link https://www.garuda-indonesia.com/PCRtest
  • Fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang diakui oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia sebagai Laboratorium Pemeriksa COVID-19, info lebih lanjut disini 
  • Fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang disebutkan pada Keputusan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor HK.02.02/1/11852/2020 tentang Penetapan Laboratorium Pemeriksa Corona Virus Diseases 2019 (COVID-19) dalam Rangka Travel Corridor Arrangement (TCA) [download di sini]
  • Untuk rute tertentu yang memiliki ketentuan resmi yang bersifat khusus dari otoritas kedutaan negara destinasi, maka dapat mengacu pada ketentuan resmi daftar fasyankes dari otoritas kedutaan negara destinasi (misal destinasi BKK)
Internasional dengan Transit
Internasional ke Domestik dengan tujuan akhir SELAIN Jakarta, Denpasar, Pontianak, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Papua Barat, Palangkaraya dan Papua 
 
 
Tujuan akhir Jakarta, Denpasar, Pontianak, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Papua Barat, Palangkaraya dan Papua mengikuti persyaratan tambahan penerbangan domestik masing-masing kota diatas.

Jika penumpang transit di Jakarta dan tidak membawa hasil tes PCR/Swab negatif, penumpang tetap diperbolehkan melakukan penerbangan dari negara asal, namun sesampainya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) akan melalui prosedur tes PCR/Swab dan karantina oleh otoritas setempat sampai dengan hasil PCR diterbitkan sebelum dapat melanjutkan perjalanan ke tujuan akhir. Tahapan protokol kesehatan kedatangan Internasional di Jakarta dapat di lihat di sini.
Domestik ke Internasional
 
 
Persyaratan dokumen tambahan mengacu ke informasi atau ketentuan pada website pemerintah, kedutaan dan otoritas terkait dari negara tujuan atau laman resmi IATA

Selain persyaratan diatas, sesampainya di bandara tujuan, penumpang dimungkinkan mendapatkan pemeriksaan tambahan dari otoritas setempat atau mengisi form/surat pernyataan lainnya sesuai dengan ketentuan lokal pemerintah/otoritas setempat.

Penumpang mohon untuk dapat menyiapkan copy seluruh dokumen persyaratan beserta aslinya sebelum tiba di bandara keberangkatan untuk dilaporkan dan diserahkan ke Petugas Check-in Counter. Garuda Indonesia tidak bertanggung jawab atas kesalahan atau kekurangan dokumen persyaratan dan berhak untuk membatalkan penerbangan penumpang yang tidak memenuhi persyaratan yang dimaksud.

Gunakan Masker Saat di Dalam Penerbangan & Area Bandara

Setiap penumpang wajib menggunakan masker baik selama penerbangan maupun ketika penumpang berada di bandara. Garuda Indonesia turut mengimbau para penumpang untuk dapat mempersiapkan kebutuhan masker tersebut serta alat penunjang kebersihan diri lainnya sesuai kebutuhan masing-masing sebelum melaksanakan penerbangan.

Kartu Kewaspadaan Kesehatan Elektronik (E-HAC)

Setiap penumpang yang datang dari luar negeri atau bepergian di wilayah domestik diharuskan mengisi Kartu Kewaspadaan Kesehatan dari Kementerian Kesehatan RI. Pengisian secara manual sudah tidak dapat dilakukan, maka dari itu untuk dapat menggunakan Kartu Kewaspadaan Kesehatan Elektronik (E-HAC) anda dapat mengaksesnya di:
  •   Website resmi Kementerian Kesehatan RI
atau dengan menginstall aplikasi E-HAC di smartphone Anda yang dapat di unduh di:
  •   Android Play Store
  •   Apple App Store
Pengisian E-HAC dapat dilakukan sebelum melakukan perjalanan yaitu pada saat proses keberangkatan atau proses kedatangan sebelum Penumpang melalui titik pemeriksaan KKP.

Verifikasi & Validasi Surat Kesehatan

Validasi Manual Surat Kesehatan di KKP

  • Untuk penerbangan domestik, di beberapa bandara penumpang diwajibkan melalui proses verifikasi & validasi Surat Kesehatan Bebas COVID-19 oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan atau otoritas setempat. 
  • Untuk penerbangan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK),  proses verifikasi dan validasi dilakukan di Kantor Kesehatan Pelabuhan Soekarno-Hatta yang ada di Gate 3 gedung Terminal 3.

Validasi Elektronik Surat Kesehatan dengan E-HAC

  1. Kini Anda dapat validasi langsung hasil tes kesehatan pada aplikasi e-HAC di konter check-in Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta (CGK) jika Anda sudah memiliki QR Code hasil tes kesehatan.
  2. Berikut langkah-langkah validasi elektronik:
    1. Tunjukkan hasil tes pada: Menu Health Passport > List of Lab Test > Hasil Tes yang berlaku akan muncul warna hijau, ATAU
    2. Scan barcode pada: Menu VaksinKu > QR Code Certificate
  3. Apabila Anda tidak menemukan hasil tes Covid-19 seperti langkah-langkah di atas, Anda wajib melakukan validasi secara manual di konter KKP.

Aplikasi PeduliLindungi  

Setiap penumpang disarankan mengunduh aplikasi Peduli Lindungi resmi dari pemerintah Indonesia pada perangkat seluler masing-masing yang dapat diunduh pada link berikut:
  •   Android Play Store
  •   Apple App Store

  • Seluruh calon Penumpang agar melakukan tes COVID-19 (rapid test antigen atau tes RT-PCR) di:
    • Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang diakui oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebagai Laboratorium Pemeriksa COVID-19, silakan lihat disini 
  • Pemalsuan dokumen kesehatan hasil rapid test antigen atau tes RT-PCR untuk kepentingan perjalanan udara merupakan tindakan melawan hukum. Setiap pelanggaran akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku (Pasal 263 dan 268 KUHP tentang Membuat Surat Palsu atau Memalsukan Surat).
  • Pelayanan Kesehatan Global Test COVID-19
    Calon penumpang dapat mengakses halaman berikut ini untuk informasi lebih lanjut tentang Penyedia Pelayanan Kesehatan Global Test COVID-19 di semua tujuan yang dilayani oleh anggota SkyTeam di seluruh dunia:

Berikut adalah daftar rute penerbangan yang tersedia: RUTE DOMESTIK (Diperbarui per tanggal 26 Maret 2021)

No Rute Penerbangan Nomor Penerbangan Periode Penerbangan Jadwal Penerbangan (Hari)
1. Jakarta - Medan PP GA 118/121, 182/183, 186/189, 190/193 April 2021 Setiap hari
2. Jakarta - Sibolga PP GA 262/ 263 April 2021 Senin, Selasa, Rabu, Jumat, Sabtu
3. Jakarta - Pekanbaru PP GA 172/175, 176/179, 178/199 April 2021 Setiap hari
4. Jakarta - Padang PP GA 148/149, 162/165, 164/167 April 2021 Setiap hari
5. Jakarta - Gunungsitoli PP GA 260/261 April 2021 Setiap Hari
6. Jakarta - Lampung PP GA 72/73 April 2021 Setiap hari
GA 74/75 Jumat, Minggu
7. Jakarta - Jambi PP GA 126/127, 134/135 April 2021 Setiap hari
8. Jakarta - Banda Aceh PP GA 142/143, 146/147 April 2021 Setiap hari
9. Jakarta -  Batam PP GA 150/153 April 2021 Jumat
GA 152/155, 154/157 Setiap hari
GA 156/159 Senin, Selasa, Kamis
10. Jakarta - Pangkal Pinang PP GA 136/137 April 2021 Setiap hari
11. Jakarta - Tanjung Pandan PP GA 284/285 April 2021 Minggu
12. Jakarta - Bengkulu PP GA 296/297 April 2021 Senin, Rabu
GA 298/299 Jumat, Minggu
13. Jakarta - Palembang PP GA 102/107, 104/109, 108/113 April 2021 Setiap hari
GA 110/115 Jumat
14. Jakarta -  Tanjung Pinang PP GA 286/287 April 2021 Setiap hari
15. Jakarta - Yogyakarta PP GA 204/205 April 2021 Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu
GA208/209 Minggu
GA 214/215 Kamis, Jumat, Minggu
16. Jakarta - Semarang PP GA 232/235 April 2021 Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu
GA 242/245 Senin, Rabu, Jumat, Minggu
17. Jakarta - Lombok PP GA 430/433 April 2021 Setiap hari
GA 434/435 Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu
18. Jakarta -  Denpasar PP GA 402/401, 404/407, 408/411, 424/417 April 2021 Setiap hari
19. Jakarta - Denpasar - Kupang PP GA 438/439 April 2021 Senin, Jumat, Sabtu
20. Jakarta - Malang PP GA 290/291 April 2021 Rabu, Jumat
21. Jakarta - Palangkaraya PP GA 550/551, 552/553 April 2021 Setiap hari
22. Jakarta - Banjarmasin PP GA 530/535, April 2021 Setiap hari
GA 532/537 Senin, Rabu, Jumat, Sabtu, Minggu
536/533 Selasa & Kamis
23. Jakarta - Pontianak PP GA 502/505, 504/507 April 2021 Setiap hari
GA 512/513 Senin, Sabtu, Minggu
GA 514/515 Rabu
24. Jakarta - Balikpapapan PP GA 560/563, 564/567, 572/575 April 2021 Setiap hari
25. Jakarta - Manado PP GA 600/601 April 2021 Senin, Selasa, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu
GA 606/607 Senin, Selasa, Kamis, Sabtu
26. Jakarta - Ambon PP GA 646/647 April 2021 Setiap hari
27. Jakarta -  Ternate PP GA 648/649 April 2021 Setiap hari
28. Denpasar - Bandung PP GA 335/334 April 2021 Rabu, Kamis
29. Jakarta - Solo PP GA 228/221 April 2021 Rabu, Kamis, Minggu
GA 222/225 Senin, Selasa, Jumat, Sabtu
30. Jakarta - Surabaya PP GA 312/317, 326/325 April 2021 Setiap hari
GA 308/313 Senin, Selasa, Rabu, Sabtu
31. Jakarta - Banyuwangi PP GA 264/265 April 2021 Kamis, Minggu
32. Denpasar - Surabaya PP GA 341/342 April 2021 Senin, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu
33. Denpasar - Lombok PP GA 450/451 April 2021 Selasa, Kamis, Sabtu, Minggu
34. Denpasar - Makassar PP GA 620/621 April 2021 Jumat, Minggu
35. Denpasar - Yogyakarta PP GA 253/252 April 2021 Selasa, Jumat, Minggu
36. Denpasar - Labuan Bajo PP GA 7036/7037 April 2021 Senin, Kamis
37. Jakarta - Surabaya - Lombok PP GA 364/365 April 2021 Kamis, Jumat, Minggu
38. Makassar - Yogyakarta PP GA 676/677 April 2021 Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu
39. Jakarta - Surabaya - Kupang PP GA 448/449 April 2021 Selasa, Rabu
40. Jakarta - Labuan Bajo PP GA 452/453 April 2021 Jumat, Minggu
41. Surabaya - Makassar PP GA 630/631 April 2021 Setiap hari
42. Labuan Bajo - Kupang PP GA 7032 April 2021 Kamis, Minggu
43. Jakarta - Makassar PP GA 612/617 April 2021 Setiap Hari
44. Jakarta - Makassar - Manado PP GA 672/673 April 2021 Rabu, Jumat, Minggu
45. Jakarta - Palu PP GA 622/623 April 2021 Setiap Hari
46. Makassar - Balikpapan - Berau PP GA 467/466 April 2021 Senin, Rabu, Jumat, Minggu
47. Balikpapan - Banjarmasin - Yogyakarta PP GA 469/468, 471/470 April 2021 Selasa, Kamis
48. Jakarta - Jayapura PP GA 656/657 April 2021 Setiap Hari
49. Makassar - Mamuju PP GA 660/661 April 2021 Selasa, Kamis, Minggu
50. Jakarta - Makassar - Ambon PP GA 640/641 April 2021 Setiap Hari
51. Jakarta - Makassar - Kendari PP GA 604/605 April 2021 Setiap Hari
52. Jakarta - Makassar - Palu PP GA 608/609 April 2021 Setiap Hari
53. Jakarta - Makassar - Gorontalo PP GA 642/643 April 2021 Setiap Hari
54. Jakarta - Makassar - Biak - Jayapura PP GA 650/651 April 2021 Selasa, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu
55. Makassar - Sorong PP GA 698/699 April 2021 Rabu, Jumat, Sabtu
56. Jakarta - Makassar - Timika - Jayapua PP GA 654/655 April 2021 Setiap Hari
57. Jakarta - Makassar - Jayapura - Merauke PP GA 658/659 April 2021 Setiap Hari
58. Jakarta - Sorong PP GA 682/683 April 2021 Selasa, Rabu, Kamis, Sabtu, Minggu
59. Jakarta - Samarinda PP GA 580/581 April 2021 Kamis
60. Jakarta - Kendari PP GA 696/697 April 2021 Setiap Hari
61. Sorong - Jayapura PP GA 694/695 April 2021 Selasa, Sabtu
62. Jakarta - Banjarmasin - Samarinda PP GA 584/585 April 2021 Jumat
63. Biak - Nabire PP GA 7652/7653 April 2021 Selasa, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu
64. Nabire - Jayapura PP GA 7654/7655 April 2021 Kamis, Minggu
65. Nabire - Timika PP GA 7656/7657 April 2021 Selasa, Jumat, Sabtu
66. Makassar - Balikpapan - Tarakan PP GA 465 April 2021 Selasa, Kamis, Sabtu
67. Sorong - Manokwari PP GA 693/692 April 2021 Senin, Selasa

Rute INTERNASIONAL (updated on 26 Maret 2021)

No Rute Penerbangan Nomor Penerbangan Periode Penerbangan Jadwal Penerbangan(Hari)
1 Jakarta - Singapore GA 836 April 2021 Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu
2 Singapore - Jakarta GA 837 April 2021 Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu
3 Jakarta - Bangkok GA 866 April 2021 Rabu, Kamis, Minggu
4 Bangkok - Jakarta  GA 867  April 2021 Rabu, Kamis, Minggu
5 Jakarta - Kuala Lumpur GA 820 April 2021 Senin, Kamis, Minggu
6 Kuala Lumpur - Jakarta GA 821 April 2021 Senin, Kamis, Minggu
7 Jakarta - Hongkong GA 876 April 2021 Minggu
8 Hongkong - Jakarta GA 873 April 2021 Minggu
9 Jakarta - Haneda GA 874 April 2021 Rabu, Kamis, Jumat
10 Haneda - Jakarta GA 875 April 2021 Kamis, Jumat, Sabtu
11 Jakarta – Osaka GA 888 April 2021 Selasa, Jumat
12 Osaka - Jakarta GA 889 April 2021 Kamis, Sabtu
13 Jakarta - Seoul GA 878 April 2021 Selasa, Kamis
14 Seoul - Jakarta GA 879 April 2021 Kamis, Sabtu
15 Jakarta - Sydney GA 712 April 2021 Minggu, Selasa
16 Sydney - Jakarta GA 713 April 2021 Selasa, Rabu
17 Jakarta - Perth GA 724 April 2021 Kamis
18 Perth - Jakarta GA 725 April 2021 Kamis
19 Jakarta - Amsterdam GA 88 April 2021 1,9,16,23,30 April
20 Amsterdam - Jakarta GA 89 April 2021 1,3,10,17,24 April

Sehubungan dengan kondisi pandemi Covid-19, jadwal penerbangan di atas dapat berubah-ubah. Silakan cek status penerbangan Anda secara berkala.

Garuda Indonesia menganjurkan kepada calon penumpang untuk melakukan pengecekan jadwal penerbangan secara berkala pada kanal informasi resmi Garuda Indonesia baik melalui call center maupun sosial media. Hal ini untuk mengantisipasi adanya perubahan jadwal penerbangan terkait perkembangan kasus COVID-19.

Saat ini berikut adalah daftar rute penerbangan yang ditunda:

Region Route Status Period
Domestic Timika (seluruh rute domestik) Ditunda Sampai pemberitahuan selanjutnya
Jayapura (seluruh rute domestik) Ditunda Sampai pemberitahuan selanjutnya
Nabire (seluruh rute domestik) Ditunda Sampai pemberitahuan selanjutnya
Asia Pacific Denpasar - Singapura - Denpasar Ditunda Sampai pemberitahuan selanjutnya
Surabaya - Singapura - Surabaya Ditunda Sampai pemberitahuan selanjutnya
Jakarta - Bangkok Ditunda  Sampai pemberitahuan selanjutnya
Jakarta - Guangzhou - Jakarta Ditunda Sampai pemberitahuan selanjutnya
Jakarta - Shanghai - Jakarta Ditunda Sampai pemberitahuan selanjutnya
 Denpasar - Beijing - Denpasar Ditunda Sampai pemberitahuan selanjutnya
Denpasar - Guangzhou - Denpasar  Ditunda Sampai pemberitahuan selanjutnya
Denpasar - Zhengzhou - Denpasar  Ditunda Sampai pemberitahuan selanjutnya
Denpasar - Shanghai - Denpasar  Ditunda Sampai pemberitahuan selanjutnya
China Denpasar - Xi'an - Denpasar  Ditunda Sampai pemberitahuan selanjutnya
Denpasar - Hong Kong - Denpasar  Ditunda Sampai pemberitahuan selanjutnya
Middle East Jakarta - Jeddah - Jakarta Ditunda Sampai pemberitahuan selanjutnya
Jakarta - Madinah - Jakarta Ditunda Sampai pemberitahuan selanjutnya

Rute lainnya yang tidak termasuk di dalam daftar diatas tetap beroperasi, namun terdapat kemungkinan akan adanya pengurangan frekuensi atau tidak seluruh nomor penerbangan beroperasi penuh. Garuda Indonesia akan menginformasikan setiap penumpang jika terjadi perubahan terhadap penerbangannya atau silahkan untuk cek status penerbangan Anda secara berkala.

Garuda Indonesia telah mengambil kebijakan terkait perubahan jadwal dan penggantian rute untuk seluruh penerbangan domestik maupun internasional (terkecuali Timur Tengah) termasuk penerbangan code-share dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

Syarat*

Penerbangan Domestik

Dipesan (issued) sampai dengan 28 Februari 2021 dengan waktu perjalanan 09 Januari 2021 sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut
Penerbangan Internasional Menuju Indonesia
Dipesan (issued) sampai dengan 28 Februari 2021 dengan waktu perjalanan 28 Desember 2020 sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut
Penerbangan Internasional
Dipesan (issued) sampai dengan 23 April 2020 dengan waktu perjalanan 24 Januari 2020 - 31 Maret 2021

Syarat*

Penerbangan Domestik

- Dipesan (issued) setelah 28 Februari 2021 atau
- Dipesan (issued) sebelum 09 Januari 2021 dengan waktu perjalanan sebelum 09 Januari 2021
Penerbangan Internasional Menuju Indonesia

- Dipesan (issued) setelah 28 Februari 2021 atau
- Dipesan (issued) sebelum 27 Desember 2020 dengan waktu perjalanan sebelum 27 Desember 2020
Penerbangan Internasional
- Dipesan (issued) setelah 23 April 2020 atau
- Dipesan (issued) sampai dengan 23 April 2020 dengan waktu perjalanan sesudah 31 Maret 2021

Ketentuan

  • Penumpang dapat memilih untuk melakukan perubahan jadwal (reschedule) / rute penerbangan (reroute) sebanyak 1 kali tanpa dikenakan biaya perubahan (changes fee)
  • Apabila penumpang memilih untuk melakukan perubahan jadwal (reschedule) pada rute penerbangan yang sama dan pada kabin penerbangan yang sama sampai tanggal 31 Desember 2022 (di luar periode black out), maka dapat dilakukan tanpa biaya tambahan. Sedangkan pada periode black out, dikenakan selisih harga dan pajak
  • Apabila penumpang memilih untuk melakukan perubahan rute penerbangan (reroute), dapat dilakukan tanpa biaya tambahan untuk rute yang memiliki harga yang sama atau kurang dari harga rute awal, jika terdapat kelebihan maka dikenakan selisih harga dan pajak
  • Apabila penumpang belum memiliki jadwal / rute penerbangan baru yang pasti, penumpang diperbolehkan memperpanjang masa berlaku tiket sampai 31 Desember 2022 (open ticket)
  • Refund dimungkinkan dengan Travel Voucher.
    Travel Voucher dapat ditukarkan dengan tiket Garuda Indonesia untuk perjalanan s/d 31 Desember 2022 atau produk Garuda Indonesia lainnya. Penukaran Travel Voucher dapat dilakukan sampai dengan 31 Desember 2022 di kantor penjualan Garuda Indonesia
  • No show fee akan dikenakan jika reservasi penerbangan tidak dibatalkan (melalui perubahan jadwal/rute, perpanjangan masa berlaku tiket atau refund) oleh penumpang sebelum keberangkatan.
  • Khusus penerbangan code-share dengan Airline lain, perubahan jadwal harus menggunakan fare-class yang sama. Jika menggunakan fare-class yang berbeda, maka perbedaan harga berlaku (terdapat tambahan biaya)

Ketentuan

  • Perubahan jadwal, rute, ataupun pembatalan penerbangan dapat dilakukan dengan mengikuti peraturan tiket yang berlaku di mana dimungkinkan adanya biaya perubahan (changes fee), biaya pembatalan (refund fee), no show fee atau biaya lainnya.
  • Refund dimungkinkan dalam Travel Voucher setelah dipotong biaya pembatalan (refund fee) dan no show fee jika ada.
    Travel Voucher dapat ditukarkan dengan tiket Garuda Indonesia untuk perjalanan s/d 31 Desember 2022 atau produk Garuda Indonesia lainnya. Penukaran Travel Voucher dapat dilakukan sampai dengan 31 Desember 2022 di kantor penjualan Garuda Indonesia.


*Untuk penerbangan kombinasi domestik & internasional mengikuti persyaratan penerbangan internasional

Perubahan jadwal, perubahan rute dan refund dapat dilakukan melalui layanan Live Chat 24 jam Garuda Indonesia atau Call Center (+6221-2351 9999 and 0804 1 807  807).

Kami saat ini menangani jumlah permintaan yang sangat tinggi dan berusaha untuk memprioritaskan reservasi dengan tanggal penerbangan yang paling dekat. Kami menghimbau para penumpang dengan tanggal keberangkatan dalam waktu 48 jam ke depan yang menghubungi kami melalui Live Chat 24 jam dan call center. Sementara untuk penerbangan dengan waktu diluar itu, mohon menghubungi kami melalui E-Mail (customer@garuda-indonesia.com).

Garuda Indonesia telah mengambil kebijakan terkait perubahan jadwal dan penggantian rute untuk seluruh penerbangan domestik maupun internasional (terkecuali Timur Tengah) termasuk penerbangan code-share dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

Syarat*

Penerbangan Domestik

Dipesan (issued) sampai dengan 28 Februari 2021 dengan waktu perjalanan 09 Januari 2021 sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut
Penerbangan Internasional Menuju Indonesia
Dipesan (issued) sampai dengan 28 Februari 2021 dengan waktu perjalanan 28 Desember 2020 sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut
Penerbangan Internasional
Dipesan (issued) sampai dengan 23 April 2020 dengan waktu perjalanan 24 Januari 2020 - 31 Maret 2021

Syarat*

Penerbangan Domestik

- Dipesan (issued) setelah 28 Februari 2021 atau
- Dipesan (issued) sebelum 09 Januari 2021 dengan waktu perjalanan sebelum 09 Januari 2021
Penerbangan Internasional Menuju Indonesia

- Dipesan (issued) setelah 28 Februari 2021 atau
- Dipesan (issued) sebelum 27 Desember 2020 dengan waktu perjalanan sebelum 27 Desember 2020
Penerbangan Internasional
- Dipesan (issued) setelah 23 April 2020 atau
- Dipesan (issued) sampai dengan 23 April 2020 dengan waktu perjalanan sesudah 31 Maret 2021

Ketentuan

  • Penumpang dapat memilih untuk melakukan perubahan jadwal (reschedule) / rute penerbangan (reroute) sebanyak 3 kali tanpa dikenakan biaya perubahan (changes fee)
  • Apabila penumpang memilih untuk melakukan perubahan jadwal (reschedule) pada rute penerbangan yang sama dan pada kabin penerbangan yang sama sampai tanggal 31 Desember 2022 (di luar periode black out), maka dapat dilakukan tanpa biaya tambahan. Sedangkan pada periode black out, dikenakan selisih harga dan pajak
  • Apabila penumpang memilih untuk melakukan perubahan rute penerbangan (reroute), dapat dilakukan tanpa biaya tambahan untuk rute yang memiliki harga yang sama atau kurang dari harga rute awal, jika terdapat kelebihan maka dikenakan selisih harga dan pajak
  • Apabila penumpang belum memiliki jadwal / rute penerbangan baru yang pasti, penumpang diperbolehkan memperpanjang masa berlaku tiket sampai 31 Desember 2022 (open ticket)
  • Refund dimungkinkan dengan Travel Voucher.
    Travel Voucher dapat ditukarkan dengan tiket Garuda Indonesia untuk perjalanan sampai dengan 31 Desember 2022 atau produk Garuda Indonesia lainnya. Penukaran Travel Voucher dapat dilakukan sampai dengan 31 Desember 2022 di kantor penjualan Garuda Indonesia
  • No show fee akan dikenakan jika reservasi penerbangan tidak dibatalkan (melalui perubahan jadwal/rute, perpanjangan masa berlaku tiket atau refund) oleh penumpang sebelum keberangkatan.
  • Khusus penerbangan code-share dengan Airline lain, perubahan jadwal harus menggunakan fare-class yang sama. Jika menggunakan fare-class yang berbeda, maka perbedaan harga berlaku (terdapat tambahan biaya)

Ketentuan

  • Perubahan jadwal, rute, ataupun pembatalan penerbangan dapat dilakukan dengan mengikuti peraturan tiket yang berlaku di mana dimungkinkan adanya biaya perubahan (changes fee), biaya pembatalan (refund fee), no show fee atau biaya lainnya.
  • Refund dimungkinkan dalam Travel Voucher setelah dipotong biaya pembatalan (refund fee) dan no show fee jika ada.
    Travel Voucher dapat ditukarkan dengan tiket Garuda Indonesia untuk perjalanan s/d 31 Desember 2022 atau produk Garuda Indonesia lainnya. Penukaran Travel Voucher dapat dilakukan sampai dengan 31 Desember 2022 di kantor penjualan Garuda Indonesia.


*Untuk penerbangan kombinasi domestik & internasional mengikuti persyaratan penerbangan internasional

Perubahan jadwal, perubahan rute dan refund dapat dilakukan melalui layanan Live Chat 24 jam Garuda Indonesia atau Call Center (+6221-2351 9999 and 0804 1 807  807).

Kami saat ini menangani jumlah permintaan yang sangat tinggi dan berusaha untuk memprioritaskan reservasi dengan tanggal penerbangan yang paling dekat. Kami menghimbau para penumpang dengan tanggal keberangkatan dalam waktu 48 jam ke depan yang menghubungi kami melalui Live Chat 24 jam dan call center. Sementara untuk penerbangan dengan waktu diluar itu, mohon menghubungi kami melalui E-Mail (customer@garuda-indonesia.com).

Penyediaan Makanan & Hiburan di Dalam Pesawat

Sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19 melalui cross contamination selama penerbangan, Garuda Indonesia melakukan penyesuaian pada layanan in-flight service sejak 15 April 2020 pada beberapa rute tertentu. Penyesuaian ini dilakukan sesuai dengan kebijakan Pemerintah Indonesia dan protokol Covid-19 di negara tujuan. Seiring berjalannya waktu Garuda Indonesia meningkatkan tindakan preventif, seperti:

  1. Menyesuaikan layanan in-flight meal dengan menggunakan alat makan satu kali pakai (mono-use) pada seluruh kelas penerbangan rute domestik dan beberapa rute internasional seperti Jakarta-Singapura (PP) dan Jakarta-Kuala Lumpur (PP). Informasi lebih lanjut, klik disini 
  2. Meniadakan sementara layanan Book Your Meal dan menyesuaikan ketersediaan Special Meal (seperti Dietary Menu & Child Menu) pada beberapa rute internasional dan meniadakan pada rute domestik terhitung sejak tanggal 1 April 2020 hingga pemberitahuan selanjutnya
  3. Meniadakan sementara permen, layanan welcome drink, layanan galley snack, table cloth, menu card di pesawat
  4. Meniadakan sementara koran, bantal, dan membatasi ketersediaan selimut pada beberapa penerbangan untuk menghindari kontak langsung dengan orang lain
  5. Mengganti head rest cover setelah penerbangan
  6. Meniadakan sementara loose amenities pada penerbangan Business Class Singapura dan Kuala Lumpur

Kebersihan Pesawat

Garuda Indonesia turut memperkuat upaya antisipatif penyebaran COVID-19 dengan melakukan disinfeksi (penyemprotan cairan khusus) armada untuk memastikan aspek kebersihan kabin pesawat dan sterilisasi terhadap kuman dan virus. Disinfeksi armada tersebut dilakukan secara menyeluruh pada area kabin yang bersentuhan langsung dengan penumpang, seperti lavatory, seat, overhead compartment, dan juga galley.

Sebagai informasi disinfeksi armada merupakan program rutin standar baku kebersihan armada yang pada situasi normal dilakukan hanya pada wilayah lavatory kabin pesawat setiap pesawat landing.

Setiap armada Garuda Indonesia juga dilengkapi dengan HEPA filter (High-efficiency particulate air), HEPA filter merupakan fitur sistem penyaring udara kabin pesawat. Fitur ini merupakan sistem penyaring udara di pesawat yang mampu menyerap dan mengubah udara kotor yang mengandung bakteri dan virus menjadi udara yang bisa diterima dengan baik oleh tubuh.

Kesehatan Penumpang & Physical Distancing

Awak kabin diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum maupun sesudah bertugas. Selain itu, saat ini awak kabin juga menggunakan masker dan sarung tangan saat bertugas.

Garuda Indonesia juga secara aktif melakukan edukasi terhadap calon penumpang untuk menjaga kesehatan khususnya ketika akan melaksanakan penerbangan. Garuda Indonesia juga terus berkoordinasi dengan otoritas setempat dalam menjalani protokol kesehatan sesuai peraturan yang berlaku.

Selain itu, Garuda Indonesia akan berusaha untuk menerapkan Physical Distancing bagi para penumpang di pesawat dengan memberi jarak antara satu penumpang dengan penumpang lainnya.

Ketika Anda terbang dengan maskapai rekanan kami, pastikan Anda telah mengetahui protokol kesehatan yang diterapkan masing-masing maskapai yang dapat Anda lihat di link-link berikut:

Ketika Anda terbang dengan maskapai rekanan kami, pastikan Anda telah mengetahui protokol kesehatan yang diterapkan masing-masing maskapai yang dapat Anda lihat di link-link berikut:

Sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19, Garuda Indonesia melakukan penyesuaian kebijakan pada layanan di Lounge. Penyesuaian ini dilakukan sesuai dengan kebijakan Pemerintah Indonesia dan Protokol COVID-19 dengan meningkatkan langkah preventif sebagai berikut:

  1. Pengecekan suhu badan di area masuk Lounge
  2. Wajib memakai masker selama berada di Lounge, kecuali saat makan dan minum
  3. Penerapan Physical Distancing dalam pengaturan kursi
  4. Penumpang diwajibkan mencuci tangan dengan sabun dan menggunakan hand sanitizer yang tersedia
  5. Tersedia bahan bacaan digital
  6. Penumpang diperkenankan untuk membawa tempat minum sendiri
  7. Pembatasan kapasitas diterapkan sehingga berpengaruh terhadap akses Lounge pada waktu tertentu
  8. Pada periode peak sesuai kondisi masing-masing Lounge, Penumpang anggota GarudaMiles Platinum diperkenankan masuk ke dalam Lounge 2 jam sebelum waktu keberangkatan
Rekomendasi Hotel Isolasi untuk Repatriasi

Berikut ini list hotel untuk isolasi mandiri sebelum hasil test keluar yang direkomendasikan di Jakarta (untuk WNI & WNA) khusus Repatriasi yaitu sebagai berikut :

No Hotel Lokasi Kota Rating PIC Kontak Email
1 Pullman Jakarta Indonesia Jl. M.H. Thamrin No.50, Gondangdia, 10350 Jakarta Pusat ★★★★★
  • Justin Sabri
  • 0811 1485 858
2 Wyndham Casablanca Jakarta Hotel and Residence Jl. Casablanca No.Kav. 18, Menteng Dalam, 12870 Jakarta Selatan ★★★★★
  • Lisa
  • Sindy
  • 0811 3338 000
  • 021 8282 000
    (reservation)
3 Grand Mercure Harmoni Jl. Hayam Wuruk St No.36 37, Kebon Kelapa, Gambir, 10120 Jakarta Pusat ★★★★★
  • Edi
  • Kiki
  • 0813 2183 3369
  • 0817 7030 62
4 Shangri-La Hotels Jl. Jendral Sudirman Kav.1, Tanah Abang, 10220 Jakarta Pusat ★★★★★
  • Milda
  • 0856 2132 800
5 Swissbelhotel Airport Jakarta Jl. Husein Sastranegara No.kav. 1, Benda, 15125 Tangerang ★★★★☆
  • Nova
  • Wita
  • 0852 6522 8809
  • 0822 4248 1459
6 Harris Vertu Jl. Hayam Wuruk No.6, Gambir, 10120 Jakarta Pusat ★★★★☆
  • Devy
  • 0812 8299 1682
7 Arcadia by Horison 3, Jl. Pangeran Jayakarta No.73, Mangga Dua Sel, 10730 Jakarta Pusat ★★★★☆
  • Chika
  • 0812 8131 3001
8 Mercure Jakarta Batavia Jl. Kali Besar Tim. No.44 46, Roa Malaka, 11230 Jakarta Barat ★★★★☆
  • Donna
  • 0812 2333 5323
9 Mercure Jakarta Gatot Subroto Jl. Gatot Subroto No.Kav. 1, Kuningan Bar, 12790 Jakarta Selatan ★★★★☆
  • Hilma
  • 0813 1110 7997
10 Novotel Jakarta Gajah Mada Jl. Gajah Mada No.188, Glodok, 11120 Jakarta Barat ★★★★☆
  • Krisna
  • 0813 1903 7877
11 JS Luwansa Hotel Jakarta Jl. H.R Rasuna Said kav.C-22, Jakarta 12940 Jakarta Selatan ★★★★☆
  • Novie
  • 0813 1101 0201
12 FM7 Resort Hotel Jl. Perancis No. 67 Tangerang ★★★★☆
  • Canserra
  • 0818 717 955
13 Sahid Serpong Jl. Raya Serpong No.89, Cilenggang, Kec. Serpong, 15310 Tangerang ★★★☆☆
  • Herke
  • Shanty
  • 0821 4516 6625
  • 0878 9377 7979
14 Holiday Inn Express Thamrin Jl. Tanjung Karang No.1, Kb. Melati, 10230 Jakarta Pusat ★★★☆☆
  • Didi
  • Yani
  • 0813 2976 4738
  • 0877 1045 4585
15 Holiday Inn Express Pluit Pluit Emporium Pluit Mall Lt. 10, 14440 Jakarta Utara ★★★☆☆
  • Tanty
  • Syarah
  • 0859 2120 7227
  • 0812 8830 5570
16 Zuri Express Mangga Dua Jl. Mangga Dua Dalam No.55-56, Mangga Dua Sel., 10730 Jakarta Pusat ★★★☆☆
  • Yudi
  • 0815 8580 9000
17 Ibis Tamarin Wahid Hasyim St No.77, Gondangdia, 10340 Jakarta Pusat ★★★☆☆
  • Vega
  • 0811 9340 309
18 Ibis Styles Simatupang Jl. Cilandak Tengah Raya No.23, Cilandak Bar., 12430 Jakarta Selatan ★★★☆☆
  • Pilar
  • 0813 6556 6658
  • 0819 805 788
19 Ibis Styles Jakarta Airport Jl. Raya Bandara Soekarno-Hatta, Benda, 15125 Tangerang ★★★☆☆
  • Rayan
  • 0815 1431 6591
20 Orchardz Jl. Husein Sastranegara No. 8, Benda, 15125 Tangerang ★★★☆☆
  • Angga
  • 0813 8049 2790
Rekomendasi Hotel Isolasi untuk Direct Booking

Berikut ini list hotel untuk isolasi mandiri sebelum hasil test keluar yang direkomendasikan di Jakarta hanya khusus Direct Booking yaitu sebagai berikut :

No Hotel Lokasi Kota Rating PIC Kontak Email
1 Fairmont Jakarta Jl. Asia Afrika No. 8 Gelora Bung Karno, Senayan, 10270 Jakarta Selatan ★★★★★
  • Ajeng Lazuardini
  • 0815 9159 242
2 Hotel Borobudur Jakarta Jl. Lapangan Banteng Selatan No. 1A, 10710 Jakarta Pusat ★★★★★
  • Anggie Ayuningtyas
  • 0811 1310 0251
3 Sahid Jaya Lippo Cikarang Jl. Moh. H. Thamrin Kav. 103 Lippo Cikarang, Cibatu, Cikarang Sel., Bekasi, Jawa Barat 17550 Bekasi ★★★★★
  • Bayu
  • Adit
  • 0896 5770 1845
  • 0813 2125 7248
4 Grand Mercure Jakarta Kemayoran Jl. Benyamin Sueb Kav. B-6, Kawasan Mall Glodok Kemayoran Jakarta Pusat ★★★★★
  • Wibisono
  • Febri
  • 0811 1330 0987
  • 0811 1330 0990
5 Bandara International Hotel Jl. Tol Prof. Dr. Setyatmo, Bandara Soekarno Hatta Tangerang ★★★★★
  • Said Akmal
  • 0812 1945 1861
6 Mandarin Oriental, Jakarta Jl. MH. Thamrin, PO Box 3392 Jakarta, 10310 Jakarta Pusat ★★★★★
  • Rahmat Herindra Natapraja
  • 0878 8072 0941
7 Raffles Jakarta Ciputra World 1
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5, 12940
Jakarta Selatan ★★★★★
  • Manogi Sirait (Togi)
  • 0855 1195 888
8 Grand Hyatt Jakarta Jl. M.H. Thamrin No.Kav. 28-30, Gondangdia, Jakarta, Kota Jakarta Pusat, Daerah
Khusus Ibukota Jakarta 10350
Jakarta Pusat ★★★★★
  • Olivia
  • Jakgh
  • 0813 1414 4017
  • 0815 8495 1234
9 THE 1O1 Darmawangsa Jl. Darmawangsa IX No. 14, Kebayoran Baru Jakarta Selatan ★★★★☆
  • Yanti
  • 0812 8848 7164
dosm.darmawangsa@the101hotels.com
10 Swiss Belresidence Kalibata Jl. Raya Kalibata No.22, Rawajati, Kec. Pancoran, 12740 Jakarta Selatan ★★★★☆
  • Dede Fahruroji
  • Iman
  • 0852 1840 7890
  • 0812 8624 5800
11 Java Palace Hotel Cikarang Jl. Niaga Utara Kav 1-2 Jababeka II Cikarang Jawa barat, 17530 Cikarang -Jababeka
Kab.Bekasi
★★★★☆
  • Herwini
  • Mega
  • 0817 9621 421
  • 0812 8001 5671
12 Novotel Tangerang Tangcity Superblock, Jl. Jend Sudirman No. 1 Tangerang ★★★★☆
  • Rianti Ayu
  • 0878 0989 7849
13 Mercure Jakarta Simatupang Jl. RA. Kartika No. 18, Lebakbulus, 12440 Jakarta Selatan ★★★★☆
  • Imelda
  • 0812 9448 5353
14 Mercure Serpong Alam Sutera Jl Alam Sutera Boulevard Kav23, Serpong Sub-District, South Tangerang City, Banten
15325
Tangerang Selatan ★★★★☆
  • Fang Fang
  • 0878 8764 0981
15 Best Western Kemayoran Jl. Benyamin Suaeb No.5, RT.13/RW.6, Kb. Kosong, Kec. Kemayoran Jakarta Pusat ★★★★☆
  • Heru Halim
  • 0812 9751 2532

 

16 Sahid Mutiara Karawaci Jl. Raya Binong No.Kav.9, Binong, Kec. Curug, Tangerang, Banten 15810 Tangerang ★★★☆☆
  • Yoyo Hando
  • 0878 8953 5100
17 Luminor Mangga Besar Jl. Raya Mangga Besar No.73, Tangki, Kec. Taman Sari, 11180 Jakarta Barat ★★★☆☆
  • Nesha
  • 0812 2220 5838

Semua rekomendasi hotel isolasi ini mengacu pada surat Kementerian Luar Negeri nomor D:00429/03/2021/64 tertanggal 03 Maret 2021 yang bisa Anda unduh disini.

Untuk mendukung pemenuhan regulasi Pemerintah terkait Protokol Perjalanan Orang dalam Negeri dengan Transportasi Udara dalam masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), Garuda Indonesia membatasi fasilitas Offline Airport Check-in dengan rincian sebagai berikut:

  • Fasilitas Phone Check-in dan City Check-in untuk sementara waktu dinonaktifkan.
  • Fasilitas Self Service Check-in (meliputi Mobile Check-in, Web-Check-in dan Kiosk Check-in), bagi destinasi tertentu dengan regulasi/persyaratan khusus dari otoritas lokal untuk sementara waktu dinonaktifkan. Berdasarkan regulasi terkini, fasilitas Self-Service Check-in bagi destinasi Penerbangan ke Pontianak untuk sementara waktu dinonaktifkan dan proses Check-in hanya dapat dilakukan di Check-in counter Bandara.*

*) Ketentuan ini dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan dengan pembaharuan regulasi yang berlaku dari Otoritas.

skyteam logo

Garuda Indonesia adalah maskapai penerbangan Indonesia pertama yang bergabung dengan SkyTeam

Selanjutnya